Senin, 14 Oktober 2019


Martin Rantan Buka Pameran Pesparawi IX

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 123
Martin Rantan Buka Pameran Pesparawi IX

Pukul Gong – Bupati Ketapang, Martin Rantan memukul gong yang menandakan dibukanya pameran Pesparawi IX di Ketapang, Selasa (2/7).

KETAPANG, SP - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) IX tingkat Kalbar dibuka oleh Gubernur Kalbar yang diwakili Sekretaris Daerah Kalbar, Al Laysandry di halaman Kantor Bupati Ketapang.

Sebelum pembukaan, rangkaian kegiatan yang dilakukan 2 Juli 2019 di antaranya pembukaan Pameran Pesparawi IX yang diikuti kabupaten/kota se-Kalbar yang acara pembukaannya dilakukan Bupati Ketapang Martin Rantan.

Pada acara pembukaan, Martin menyebutkan susunan kepanitian Pesparawi IX berasal dari berbagai etnis dan agama. Ini menunjukan sikap teloransi tinggi dan menghargai di Ketapang yang selama ini dikenal kondusif.

“Semoga keberhasilan rangkaian kegiatan ini memberikan kesan baik bagi masyarakat Ketapang, khususnya peserta dari kabupaten/kota di Kalbar,” harap Martin.

Sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan, Martin berkomitmen memberikan yang terbaik kepada  peserta. Menurut Martin, kesuksesan penyelengaraan bukan hanya menjadi milik tuan rumah, melainkan milik seluruh masyarakat Kalbar.

“Ini semua tentu berkat kuasa tuhan dan dukungan semua pihak, karena tanpa kerja sama yang baik kegiatan ini tidak bisa terlaksana,” sebutnya.

Melalui Pesparawi, Martin berharap dapat memberikan kesan baik bagi seluruh kontingen, sehingga Kalbar dikenal ditingkat nasional dan internasional. Para peserta yang hadir juga diharapkan menampilkan produk unggulan daerah.
“Kita harap dapat menampilkan produk-produk unggulannya,” harapnya.

Ketua Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalbar, Jakius Sinyor menjelaskan dipilihnya Ketapang sebagai tuan rumah Pesparawi XI berdasarkan hasil musyawarah ketika pelaksanaan Pesparawi sebelumnya di Sanggau.

“Ketapang juga dikenal sebagai daerah di Kalbar yang memiliki toleransi tinggi antar umat beragama di Kalbar,” jelas Jakius.

Jakius juga menilai pembinaan antar umat beragama di Kalbar cukup istimewa. Saat Pesparawi IX tingkat Kalbar dilaksanakan di saat bersamaan juga diselenggarakan kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional di Pontianak. 

“Artinya Pemprov Kalbar cukup perhatian membina umat beragama di Kalbar,” nilai Jakius.

Sementara Sekda Ketapang, Farhan yang juga menjabat ketua umum panitia pelaksana Pesparawi IX telah berupaya maksimal menyukseskan kegiatan.

“Jika ada kekurangan dan keterbatasan harap dimaklumi dan tidak mengurangi makna bagi seluruh peserta untuk meningkatkan silaturahmi,” pungkas Farhan. (teo/pk/jee)