Senin, 23 September 2019


Jumlah Tahanan Narkoba Ketapang Melebihi Pontianak

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 362
Jumlah Tahanan Narkoba Ketapang Melebihi Pontianak

Tersangka Narkoba – Salah seorang tersangka pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap polisi saat Operasi Pekat 2019 di Ketapang. Peredaran narkoba di Ketapang telah merata di seluruh kecamatan.

KETAPANG, SP – Kasus kejahatan narkotika di Ketapang mengalami trend kenaikan. Berdasarkan data Polres Sintang, peredaran narkoba di Ketapang telah merata di seluruh kecamatan di Ketapang.

“Sudah merata di semua kecamatan dan tahanan yang paling banyak juga dari kasus narkoba,” kata Kasat Narkoba Polres Ketapang, Iptu Anggiat Sihombing, kemarin.

Bahkan kata Anggiat jumlah tahanan kasus narkoba di Ketapang saat ini lebih banyak dibandingkan di Pontianak, yang notabanennya merupakan ibu kota Provinsi Kalbar.

"Bahkan di Ketapang tahanan kasus narkoba paling tinggi mengalahkan Kota Pontianak dan lainnya," akunya.
Ketapang yang memiliki luas wilayah yang sangat besar, diakui Anggiat menjadi salah satu kendala yang dihadapi untuk memberantas narkoba. Salah satunya dengan menghadirkan Badan Narkotika Nasional Kabupatan di Ketapang.

"Ketapang tidak ada BNNK padahal Ketapang wilayahnya sangat besar dengan kasus narkoba yang juga banyak," tuturnya.
Keberadaan BNNK diyakini Anggiat akan sangat membantu penanganan peredaran narkoba di Ketang, karenanya ia berharap pihak terkait di pemerintahan Ketapang dapat memaksimalkan upaya menghadirkan BNNK di Ketapang.

Senanag dengan Anggiat, anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani juga mendesak terbentuknya BNNK di Ketapang untuk membantu penanganan kasus narkoba di Ketapang.

"Kita harap Pemda serius mengurus segala hal terkait pembentukan BNNK di Ketapang, karena kita melihat keberadaannya sangat penting dengan banyaknya kasus narkoba di Ketapang," tuturnya.

Ia berharap, PemKab Ketapang pro aktif menanyakan ke pihak-pihak terkait mengenai sejauh mana tahapan pembentukan BNNK di Ketapang, apalagi beberapa waktu lalu, Sekda Ketapang, Farhan mengatakan kalau proposal terkait pembantukan BNNK sudah diajukan.

"Jangan menunggu, harus terus dikawan dan mempertanyakan sampai sejauh mana proses pembentukannya, jika ada kendala segera dikomunikasikan dengan kami di DPRD," pungkasnya. (teo/jee)