Jumat, 13 Desember 2019


Pemkab Akan Bongkar Pasar Haji Sani

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 268
Pemkab Akan Bongkar Pasar Haji Sani

Pertemuan – Sejumlah pedagang di Pasar Rangge Sentap melakukan pertemuan dengan Sekda Ketapang, Farhan. Pertemuan menghasilkan tiga poin penting yang akan segera ditindaklanjuti.

KETAPANG, SP – Sekertaris Daerah Kalbar, Farhan melakukan pertemuan dengan pedagang di Pasar Rangge Sentap, menindaklanjuti keluhan pedagang terkait pasar ilegal. Pertemuan dilakukan di kediaman Asisten II Sekda Ketapang, Edy Junaidi, Minggu (21/7) pagi.

Turut hadir dalam pertemuan, Asisten II Sekda Ketapang, Edy Junaidi dan jajaran Disperindagkop, Dinas Perhubungan, Bagian Ekbang, Bagian Hukum dan pedagang Pasar Rangge Sentap. Pada pertemuan tersebut, ada tiga poin kesepakatan yang dihasilkan. Di antaranya, pedagang sepakat untuk tidak melakukan demo lagi.

Kesepakatan lainnya, Sekda Ketapang memerintahkan dinas terkait untuk membuat kesepakatan para, Senin (22/7) dengan pedagang Pasar Rangge Sentap di ruang rapat Sekda dengan 10 orang perwakilan dari Forum Pedagang Pasar Rangge Sentap (FPPRS), untuk merumuskan teknis pengelolaan Pasar Rangge Sentap. Poin paling penting dalam pertemuan tersebut adalah penentuan batas waktu untuk penertiban pasar ilegal.

Farhan, mengatakan pihaknya akan berupaya menertibkan pasar ilegal di Ketapang, salah satunya dengan menutup Pasar Haji Bujang Hamdi atau yang lebih dikenal dengan Pasar Haji Sani.

“Beri waktu kami untuk membahasnya dengan Bapak Bupati. Kami meminta waktu setelah Lebaran Haji, karena perlu koordinasi dengan pihak terkait soal penertiban ini. Paling lama 20 Agustus penertiban pasar ilegal,” tegas Farhan.

Farhan juga akan memerintahkan Kadisperindagkop, Kabag Hukum dan instansi terkait untuk membahas persoalan tata kelola Pasar Rangge Sentap.

“Sebagai kepedulian pemerintah dengan masyarakat terutama tentang Pasar Rangge Sentap, nanti akan kita undang Forum Pedagang Pasar Rangge Sentap (FPPRS) untuk membahas penertiban pasar ilegal yang ada di Ketapang,” ungkapnya.

Setelah memberikan kepastian kapan penertiban pasar ilegal, Sekda meminta kepada seluruh pedagang Pasar Rangge Sentap untuk tidak melakukan demo lagi. Hal tersebut juga telah disepakati bersama. “Kami harapan tidak ada lagi aksi demo,” pinta Sekda. (teo/jee)