Aneh, Tersus Ilegal Dibiarkan beroperasi

Ketapang

Editor M. Eliazer Dibaca : 1184

Aneh, Tersus Ilegal Dibiarkan beroperasi
Aktivitas Tersus ilegal yang beroperasi di Ketapang
KETAPANG, SP - Terminal Khusus (Tersus) ilegal milik CV Juara Motor saat ini kembali beroperasi, meskipun tidak memiliki izin.

Tersus tersebut terus melakukan aktivitas, bahkan telah membuat dermaga baru yang dekat dengan Jembatan Pawan 2, sehingga dinilai membahayakan keberadaan jembatan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Djoko Prastowo melalui Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Sungai Danau dan Penyebarangan (ASDP), Herry Susanto mengaku,  pihaknya telah memanggil pemilik Tersus yang berada tepat di pinggir Jembatan Pawan 2 tersebut.

"Kemarin kita melihat ada pembangunan dermaga baru lagi di lokasi, makanya kita langsung melakukan pemanggilan terhadap pemiliknya," ungkapnya, Rabu (7/8).

Ia melanjutkan, pemilik Tersus tersebut bahkan telah memenuhi panggilan pihaknya dan mengakui kesalahannya.

"Sudah datang dan memang mereka mengakui kesalahannya," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengirimkan surat rekomendasi melakukan pembongkaran, kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memang bertugas melakukan penegakan Perda.

"Nanti kami juga akan pasang rambu larangan menambat atau menyandarkan kapal dilokasi tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ketapang, Albert Marbun saat dikonfirmasi mengenai izin pelabuhan atau Tersus tersebut juga mengaku mengaku belum mengantongi izin.


"Tapi kewenangannya ada di Pemda, kalau Pemda berani kasi izin, kita berani, hanya saja kalau dikasih izin itu juga salah," akunya.

Ia menjelaskan, kalau secara aturan tidak boleh ada aktivitas, apalagi aktivitas pelabuhan di sekitar jembatan  lantaran dapat memberikan dampak negatif dan membahayakan jembatan.

"Yang jelas kalau kita tidak berani memberikan izin karena itu di kawasan jembatan, tidak tahu kalau Pemda. Yang pasti sejauh ini kita tidak ada menerima izin pelabuhan tersebut," tegasnya. (teo)