Kamis, 12 Desember 2019


Stop Kekerasan dan Berikan Hak Anak

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 140
Stop Kekerasan dan Berikan Hak Anak

FOTO BERSAMA – Peserta peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di Kayong Utara, foto bersama usai acara peringatan yang digelar di Pendopo Bupati Kayong Utara, Kamis (8/8).

Asisten Administrasi, Umum dan Aparatur Sekretariat Daerah Kayong Utara, Munirah menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2019 di Pendopo Bupati Kayong Utara, Kamis (8/8).

Munirah mengatakan, melalui Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2019 menjadi momentum untuk anak, khusunya di Kayong Utara untuk mendapatkan hak mereka, seperti yang telah diatur melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990.

Indonesia saat ini, kata Munirah berkomitmen mendukung gerakan dunia untuk menciptakan World Fit For Children, yang diaplikasikan melalui pengembangan kebijakan kabupaten/kota layak anak.

“Untuk Kayong Utara pada 22 Maret 2017, Bapak Hildi Hamid selaku Bupati Kayong Utara periode 2013-2018 ikut menandatangani komitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kalbar,” katanya.

Munirah juga berpesan kepada masyarakat Kayong Utara agar tidak melakukan kekerasan terhadap anak, serta mampu menciptakan suasana lingkungan yang kondusif.

"Kekerasan akan berdampak pada tumbuhkembang anak dan berdampak buruk pada kehidupan mereka saat dewasa nanti," tuturnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas SP3APMD Kayong Utara, Tita Fitriana yang Panitia Pelaksana Peringatan Hari Anak Nasional di Kayong Utara mengatakan, penyelenggaraan kegiatan untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif seluruh eleman masyarakat menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak.

“Serta memberikan perhatian dan informasi yang luasnya ke seluruh anak dan keluarga, sehingga semua anak merasakan aman, bahagia dan suka cita,” ungkapnya.

Selanjutnya, Fitriana mengungkapkan, rangakaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional juga diisi dengan beberapa perlombaan untuk siswa-siswi tingkat sekolah TK, SD, SMP dan SMA.

“Lomba kami laksanakan untuk memberikan motivasi kepada anak-anak Kayong Utara, agar mereka bisa berkreasi dan berprestasi," pungkasnya. (humas/jee)