Kamis, 19 September 2019


Kejari Ketapang Keluarkan Surat Penahanan HMU

Editor:

Bob Soeryadi

    |     Pembaca: 377
Kejari Ketapang Keluarkan Surat Penahanan HMU

KONFERENSI PERS - Tim Penyidik Kejari Ketapang menggelar konferensi pers, terkait kasus HMU, kemarin. SUARA PEMRED/THEO BERNADHI

KETAPANG, SP - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang telah menetapkan status tahanan terhadap tersangka HMU sesuai dengan surat perintah Kejari Ketapang dengan Nomor 1858/0.1.13/fd.1/08/2019 pada Selasa (20/8). Hanya saja saat ini, tersangka HMU belum bisa dilakukan penahanan lantaran dalam kondisi sakit sesuai dengan keterangan tim dokter RSUD Agoesdjam Ketapang.

Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Penyidik Kejari Ketapang, Monita mengatakan kalau pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka HMU, Selasa (20/8). Yang mana sebelum pemeriksaan tersangka dipersilahkan untuk membawa penasehat hukum selama dilakukan pemeriksaan.

"Hanya saja tersangka tidak didampingi penasehat hukum, sehingga sesuai aturan kami menunjuk penasehat hukum untuk mendampingi tersangka," ungkapnya, Rabu (21/8).

Sebelum dimintai keterangan, tersangka menegaskan kalau dirinya dalam keadaan sehat, hanya saja selang beberapa waktu pemeriksaan, tersangka mengeluh sakit dan akhirnya dibawa ke RSUD Agoesdjam untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka.

"Sebelumnya kita sudah terlebih dahulu membacakan surat perintah penahanan terhadap tersangka, namun setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD. Namun, tim dokter mengatakan memang kondisi tersangka sedang sakit, yakni jantung," jelasnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap tersangka memang belum selesai, lantaran tersangka terlebih dahulu mengeluh mengalami sakit dan akhirnya dinyatakan oleh tim dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Terkait status tahanan tersangka, saat ini pihaknya masih menunggu kondisi tersangka membaik. Lantaran tersangka harus mendapatkan perawatan intensif sesuai dengan keterangan dari tim dokter RSUD Agoesdjam Ketapang.

"Kita lihat kondisi tersangka, jika memang masih butuh penanganan medis yang sangat diperlukan, maka kita akan melakukan penundaan penahanan. Jika memang ada keterangan dari dokter yang berwenang menyatakan tersangka sembuh, maka akan kita tindaklanjuti," tegasnya.

"Namun untuk penyidikan kita masih terus berlanjut, dan kita masih mendalami kasus ini. Semuanya akan kita sampaikan jika memang ada perkembangan lebih lanjut," tutupnya.

Sakit Jantung

Saat dikonfirmasi, Plt Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang, Herman Basuki mengatakan terkait kondisi kesehatan HMU, sesuai hasil pemeriksaan tim dokter yang ditembuskan kepada pihaknya memang kondisi HMU sedang sakit.

"Hasil pemeriksaan sudah disampaikan ke Kejaksaan dan kami dapat tembusannya. Untuk sakitnya, menurut keterangan dokter memang ke jantung dan memang harus dirawat," ungkapnya.

Ia melanjutkan, saat ini pasien masih dirawat di ruangan VVIP di RSUD Agoesdjam Ketapang, yang mana penanganan terhadap pasien tetap sama dengan pasien-pasien lainnya.

"Nanti untuk perkembangan kesehatan pasien akan kita koordinasikan dengan Kejaksaan," pungkas dia. (teo/bob)