Selasa, 12 November 2019


Meskipun Dilarang, Masih Banyak Penambatan Kapal di Tersus Pawan 2

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 202
Meskipun Dilarang, Masih Banyak Penambatan Kapal di Tersus Pawan 2

Kapal dan tongkang bertambat di lokasi Tersus ilegal yang telah disegel oleh Pemkab Ketapang, Kamis (3/10)

KETAPANG, SP - Terminal Khusus (Tersus) ilegal yang terletak tepat ditikungan sungai di bawah Jembatan Pawan 2 diduga kembali beraktivitas.

Beberapa kapal dan tongkang terlihat bersandar di dermaga yang sebelumnya telah disegel dan dilarang beraktifitas.

Anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani menilai yang dilakukan para pengusaha dapat dikatakan pelecehan terhadap aturan yang telah dibuat oleh Pemkab Ketapang.

"Yang menyegel tempat itukan ada dua instansi, yakni Dinas Perhubungan dengan Satpol PP Ketapang. Setelah dipasang rambu larangan namun masih ada kapal yang bertambat dan mungkin juga beraktivitas, itu tandanya aturan yang dijalankan tidak dihargai," tegasnya, Kamis (3/10).

Bisa juga kata Abdul Sani, penegak aturan yang tidak serius menangani persoalan tersebut. Padahal sudah beberapa kali pemilik Tersus terkesan mengabaikan aturan, karena sejak beberapa tahun lalu pembangunan Tersus di lokasi tersebut ditolak Pemkab Ketapang, namun kenyataan, pemilik Tersus masih membangunan dermaga secara permanen di lokasi tersebut.

"Jangan salahkan masyarakat kalau menilai penegakan aturan tebang pilih, karena penegak aturan sendiri yang terkesan demikian. Sudah tahu di lokasi tidak boleh ada aktivitas, namun dibiarkan pengusaha membangun dermaga, kemudian melakukan aktivitas tanpa ada sanksi tegas. Ini tentu menjadi citra buruk bagi Pemda," tegas Abdul Sani.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Ketapang, Muslimin menilai para pengusaha tersebut telah memainkan Pemkab Ketapang.

"Artinya mereka memainkan Pemda karena tidak mengindahkan aturan," katanya.

Muslimin berjanji akan segera melakukan tindakkan terkait persoalan ini.

"Akan segera kita tindak lanjuti," tegasnya.  (teo)


  •