Sabtu, 18 Januari 2020


Ketapang Masuk Usulan 19 Kawasan Industri Prioritas

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 151
Ketapang Masuk Usulan 19 Kawasan Industri Prioritas

Pembangunan – seorang pekerja sedang melakukan aktivitas di kawasan pengerjaan proyek industri. Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan untuk pengembangan kawasan industry di luar pulau Jawa.

JAKARTA, SP - Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat masuk dalam usulan pemerintah untuk pembangunan 19 kawasan industri di luar Pulau Jawa melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagai komitmen untuk melanjutkan cita-cita Nawacita yang memiliki rencana membangun sejumlah kawasan industri prioritas di luar Jawa.

“Di periode ini, melalui RPJMN 2020-2024 pemerintah kembali melanjutkan cita-cita tersebut dengan mengusulkan 19 kawasan industri prioritas di luar Jawa,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, kemarin.

Menurut Agus, pengusulan 19 Kawasan Industri tersebut sudah melewati seleksi dengan menilai berbagai aspek.

Dalam hal ini, Kemenperin memiliki daftar kawasan industri yang akan dibangun dari seluruh wilayah Indonesia, baik itu yang sedang dalam tahap perizinan, pembebasan lahan maupun yang tahap konstruksi.

“Dari daftar itu, kemudian kami seleksi dengan melihat progres dan kendala masing-masing kawasan dan memberikan penilaian dengan kriteria teknis kawasan industri prioritas,” jelasnya. 

Kriteria teknis tersebut berupa kriteria administrasi yang mencakup tentang status izin kawasan industri, kepemilikan lahan, dan kesesuaian tata ruang.

“Pengembangan kawasan industri prioritas tahun 2020-2024 ini difokuskan pada pengembangan industri berbasis agro, minyak dan gas bumi, logam dan batubara serta industri teknologi tinggi dan aerospace,” ujar Menperin.

Sementara Bupati Ketapang, Martin Rantan menyebutkan pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas yang akan dikerjakan pada tahun anggaran 2020. 

Pembangunan ruas jalan prioritas adalah Jalan Ketapang–Pesaguan dan Kendawangan, Jalan Sungai Gantang–Jemayas–Teluk Batu, Jalan Tumbang Titi –Tanjung–Marau–Manis Mata dan akan dilanjutkan prioritas pembangunannya ke ruas Jalan Jambi–Sukaramai.

Selain itu, diakui Martin Rantan, Pemkab Ketapang juga akan memprioritaskan percepatan pembangunan daerah dengan mendukung kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri.

Seperti diketahui, 75 persen persen masyarakat Ketapang adalah petani yang menggantungkan kehidupan ekonominya di bidang agro ekonomi.

“Pengelolaan sumber daya alam lahan untuk bercocok tanam dan sebagainya, ini yang menjadi berat, karena jujur petani petani kami di Ketapang banyak yang belum berdaya, sehingga saya berharap juga untuk fungsi APBD Ketapang tahun 2020, mulai kita menggiatkan sumber-sumber ekonomi masyarakat,”pinta Martin.

Bupati Martin Rantan juga menyampaikan, bahwa program prioritas di tahun 2020 selanjutnya adalah, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) DOB, serta percepatan pembangunan desa tertinggal dan sangat tertinggal untuk menjadi Desa Mandiri. (ant/teo/jee)