Selasa, 21 Januari 2020


Sembilan Nama Daftar Calon Bupati dan Wakil Bupati ke Golkar Ketapang

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 336
Sembilan Nama Daftar Calon Bupati dan Wakil Bupati ke Golkar Ketapang

Kembalikan Formulir - Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami yang juga adik dari mantan Bupati Ketapang, Morkes Efendi saat mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Golkar sebagai bakal calon Wakil Bupati. ist

KETAPANG, SP - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Ketapang telah menutup pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupat Ketapang periode 2020-2024, Kamis (12/12). Tercatat sembilan orang mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.

Beberapa nama yang mengembalikan formulir sebagai bakal calon Bupati Ketapang dari Partai Golkar adalah Ketua DPD Partai Golkar Ketapang yang juga petahana, Martin Rantan, mantan anggota DPRD Ketapang, Iin Solinar dan Mantan Anggota DPRD Kalbar, Irvan Marsyad.

Sementara formulir untuk bakal calon Wakil Bupati ketapang adalah anggota DPRD Ketapang Achmad Sholeh, Junaidi, Abdul Aen serta Sekda Ketapang Farhan.

Kemudian ada juga Kepala Dinas Kesehatan, Rustami, Uti Rushan dan mantan anggota DPRD Kalbar Irvan Marsyad yang juga mendaftar sebagai Wakil Bupati Ketapang.

Sekretaris DPD Partai Golkar Ketapang, M Febriadi mengatakan setelah melakukan proses penjaringan, pihaknya akan melakukan rapat tim seleksi di tingkat DPD Partai Golkar Ketapang untuk menyeleksi berkas administrasi. Kemudian berkas tersebut akan diserahkan ke tingkat provinsi.

"Setelah ditutup ini nanti akan ada rapat tim seleksi Pilkada 2020 dari Partai Golkar," katanya, Jumat (13/12)

Febriadi menyebut dari nama-nama yang mendaftar setelah pemeriksaan kelengkapan administrasi kemudian akan dikirimkan ke DPD Partai Golkar Kalbar untuk diteruskan ke DPP Golkar. Setalah itu nama-nama tersebut disurvei oleh lembaga survei.

"Nama yang mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati tentunya tidak bisa kita masukan ke dua duanya, nanti akan dipastikan apakah mendaftar sebagai calon bupati atau wakil bupati. Setelah itu baru kita kirim ke provinsi ," jelasnya.

Menurut Febri, meskipun ada kader Golkar yang juga ikut mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, keputusan menentukan siapa yang yang nantinya diusung tergantung pada hasil survei dan DPP Partai Golkar.

"Senin depan kita kirim ke provinsi, mungkin awal tahun sudah masuk ke DPP dan dilakukan survei," pungkasnya.

Sementara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Rustami yang juga adik dari mantan Bupati Ketapang, Morkes Effendi menganggap Partai Golkar merupakan partai yang memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan masyarakat.

“Saya sebagai birokrat, ada peluang yang mesti kita gunakan untuk memajukan masyarakat dengan potensi yang ada di Ketapang,” katanya.

Rustami berharap Partai Golkar menjatuhkan pilihan kepada dirinya untuk diusung  sebagai calon wakil bupati untuk mewujudkan keinginannya memajukan Ketapang.

“Kami sebagai keluarga besar Pak Morkes tentu punya nilai kesamaan dalam berprinsip yang kami pegang dari orang tua kami. Kita harus berbakti kepada masyarakat, kepada bangsa,” ungkapnya.

“Kami dari kecil dididik harus mengutamakan kepentingan orang lain dari pada kepentingan diri sendiri, itu sudah ditanamkan dari sejak kami kecil dan sebagai adik Pak Morkes tentu kita selalu dapat bimbingan dari beliau,” sambung Rustami. (teo/jee)