Senin, 16 Desember 2019


Kantor Desa Parit Baru, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Dibobol Maling

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 2617
Kantor Desa Parit Baru, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Dibobol Maling

VENTILASI RUSAK – Anggota Polsek Sungai Raya menunjukkan ventilasi Kantor Desa Parit Baru yang rusak, Senin (29/2). Kantor desa itu dibobol maling yang diduga berhasil masuk setelah merusak ventilasi kantor. Suara pemred/jaka iswara

KUBU RAYA, SP – Tiga unit laptop 14 inch dan satu unit televisi 24 inch milik Pemerintahan Desa (Pemdes) Parit Baru yang berada di Kantor Desa, Komplek Pondok Indah Lestari, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR), raib  digondol maling.  

Sejumlah barang itu baru diketahui raib setelah aparatur desa kembali masuk kerja pada Senin (29/2) pagi. Sebab, dua hari sebelumnya tidak ada aktivitas di kantor desa itu.   Seorang Staf Pemdes Parit Baru, Maniri (28) menceritakan, pada Senin (29/2) pagi sekitar   pukul 07.45 WIB, ia datang ke Kantor Desa Parit Baru untuk bekerja.

Setiba di kantor, kondisi pagar dan pintu kantor  masih tertutup dan terkunci. Lantaran ia tidak membawa kunci, ia pun menunggu rekannya yang lain yang membawa kunci pagar dan kantor.
 

Sekitar pukul 08.05 WIB, temannya, Bahtiar datang dengan membawa kunci. Ketika membuka pintu kantor, empat unit laptop yang sebelumnya berada di atas meja kerja sudah tidak ada.  
“Saya kira laptop itu diamankan oleh staf lain. Namun begitu saya periksa di semua ruangan dan hubungi semua teman, ternyata tidak ada yang menyimpan atau  membawa. Saat itu kami baru sadar kantor kemalingan," kata Maniri di temui di Kantor Desa Parit Baru, Senin (29/2).  

Maniri bertambah yakin jika kantor desa kemalingan ketika TV LCD 24 inch sudah tidak ada, ditambah kondisi ventilasi yang rusak. Maniri langsung menghubungi Kades Parit Baru untuk memberitahukan perihal itu.  

"Kawan saya, Bahtiar juga langsung menelepon Kepolisian Sektor Sungai Raya," kata Maniri.   Sementara Kepala Desa Parit Baru, Musa mengatakan, pencurian terjadi diperkirakan antara  Sabtu (27/2) atau Minggu (28/2) malam.

Pasalnya pada dua hari itu kantor desa tidak ada aktifitas karena libur.
  "Sejak lima tahun berdirinya kantor desa, baru kali inilah kemalingan," kata Musa.  

Rugi Rp 20 Juta
Kendati sejumlah aset pemerintahan desa hilang, namun pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan. Untuk pelayanan yang  memerlukan perangkat komputer, pihaknya menggunakan komputer yang tersisa secara bergantian.

Tiga  unit laptop yang digondol maling itu diketahui berisi data-data penting Pemdes Parit Baru, termasuk data keuangan desa.
  "Untuk kerugian materil saya perkirakan sekitar Rp 20 juta. Memang laptop itu dapat dibeli kembali, namun data-data yang ada itu sangat penting bagi kami," ungkap Musa.  

Usai membuat laporan kepada Polsek Sungai Raya, kata Musa, pihaknya juga berencana melaporkan peristiwa pencurian itu kepada Pemkab Kubu Raya.


Masih Selidiki  
Kapolsek Sungai Raya, Kompol Dwi Budi Martiono melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Raya, Iptu Suprayogi mengatakan bahwa  hingga saat ini belum dapat menduga atau memprediksi pelaku pencurian dengan cara membobol ventilasi kantor desa itu. 

 Setelah korban melaporkan peristiwa ini secara tertulis, maka pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui dan menangkap pelakunya.   "Perkiraan sementara kami, pencurian terjadi pada Minggu malam. Untuk pelakunya, kami belum bisa memprediksi," kata Suprayogi.  

Atas peristiwa ini, Suprayogi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia meminta warga yang ingin meninggalkan rumah harus benar-benar mengecek kondisi rumah.

Jika meninggalkan rumah dalam waktu panjang, hendaknya berpesan atau menitipkan rumah kepada tetangga sekitar.   "Begitu juga dengan kantor, baik kantor pemerintahan maupun kantor swasta, alangkah baiknya ada petugas keamanan yang menjaganya," pungkas Suprayogi. (jek/bah)