Dua Anjing Pelacak Disiagakan di Lapas Kelas II A Pontianak

Kubu Raya

Editor sutan Dibaca : 1488

Dua  Anjing Pelacak Disiagakan di Lapas Kelas II A Pontianak
ILUSTRASI (antarafoto)
KUBU RAYA, SP - Lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pontianak di Jalan Adi Sucipto, Desa Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR) merasa terbantu dengan keberadaan dua anjing pelacak.
Anjing yang dikenal dengan  K9,  diterjunkan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat sejak 19 April lalu.
“Kami terbantu dengan keberadaan dua ekor anjing pelacak itu, terlebih di lapas ini sangat rentan masuknya barang haram seperti narkoba,“ kata Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas II A Pontianak, Syech Walid, belum lama ini.

Menurutnya, meskipun dilakukan penjagaan ketat, segala tindakan kejahatan seperti peredaran narkoba sangat mungkin terjadi, terlebih di lapas itu terdapat narapidana yang sebelumnya berprofesi sebagai pengedar narkoba.

Pengedar, tentu sangat cerdik dalam mengedarkan barang haram itu. Dengan adanya inisiatif dari Polda Kalbar menurunkan anjing pelacak, tentu sangat mendukung upaya pembersihan peredaran dan penggunaan narkoba di lapas.  “Kami sangat berharap kehadiran K9 terus berlanjut,” kata Walid

Harapan itu disampaikannya lantaran jumlah personel lapas masih sangat terbatas. Karena keterbatasan itu, personel belum mampu mengawasi maksimal satu per satu penghuni lapas. Tak hanya itu, personel lapas juga belum mampu mengawasi para pembesuk yang saban hari selalu ada secara memadai.

"Nah, dua ekor anjing pelacak tersebut berjaga di pintu masuk pada saat diberlakukan jam besuk. Akan diketahui jika ada keluarga binaan yang mau masuk dengan membawa barang haram seperti narkoba di dalam lapas," ungkap Walid.


Meski ditempatkan anjing pelacak, lanjut Walid, pihaknya tetap melakukan razia secara terjadwal maupun secara mendadak hingga pada blok-blok lapas. Hal ini dilakukan lantaran 50 persen dari jumlah narapidana yang sebanyak 779 adalah narapidana yang terjerat kasus narkoba.

  “Idealnya lapas juga harus memiliki anjing pelacak seperti yang dimiliki polda  dan petugas lapas bisa juga dilatih untuk menjadi petugas anjing pelacak itu,” pungkas Walid. (jek/bah/sut)