Tragis, Seorang Ayah Tega Bacok Bayinya Hingga Tewas

Kubu Raya

Editor sutan Dibaca : 983

Tragis, Seorang Ayah Tega Bacok Bayinya Hingga Tewas
Kampanye Stop Kekerasan terhadap Anak (rimanews.com)
KUBU RAYA,SP-  Riyanto (36) warga Dusun Banyumanik RT 11 RW 5,  Desa Sungai Radak I,  Kecamatan Terentang,  tega membacok anggota keluarganya sendiri dengan mengggunakan sebilah parang, Minggu (7/8) malam sekitar pukul 20.30 Wib. Korbannya, sang isteri bernama Painem (32) dan Riani (7 bulan),  anak.  

Informasi yang dihimpun, Painem menderita luka berat, kini dirawat di RSUD Soedarso Pontianak, sedangkan Riani meninggal ditempat. Sementara, Riyanto langsung melarikan diri ke hutan yang ada dibelakang rumahnya.
 

Kapolsek Terentang, Iptu Bukhari, membenarkan peristiwa ini, hingga saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian dan mengejar pelaku dengan menyisir hutan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).  

"Pelaku ini sudah paham betul dengan kondisi hutan ini. Namun upaya pencarian tetap kami lakukan sampai pelaku kami temukan," kata Bukhari ditemui di Terentang, Senin (8/8)
 

Bukhari mengungkapkan belum diketahui motif pelaku,  sehingga tega menganiaya anak dan istrinya sendiri. Namun, berdasarkan keterangan beberapa orang tetangganya,  pelaku memiliki tingkat emosi yang tinggi.
 

"Menurut tetangganya pelaku ini orangnya memang tempramental," ujarnya
 

Bukhari menjelaskan kronologis kejadian peristiwa tragis tersebut, secara tiba-tiba  pelaku datang ke rumah orang tua korban dengan membawa sebilah parang.
  "Kebetulan korban ini  tingggal di rumah orang tuanya, pelaku masuk melalui pintu samping sambil berteriak, akan saya bunuh semuanya," ungkapnya  

Saat membuka pintu itu, tambah Kapolsek, pelaku langsung menemukan istri dan anaknya tertidur. Seketika itu pula,  pelaku langsung mengayunkan sebilah parang itu ke anaknya sendiri, sehingga anaknyapun meninggal ditempat.
 

"Aksi pelaku ini sempat dihalang -halangi oleh istrinya, namun  istrinya pun juga dibacoknya. Setelah melakukan aksinya
, pelaku langsung melarikan diri ke hutan," paparnya
 

Menurut Kapolsek, Riani, meninggal dunia karena menderita luka bacok pada bagian tubuh belakang. Sedangkan Painem, menderita luka pada tangan kiri,  empat jarinya putus. Bacokan juga mengenai lengan kiri, bahu atau pundak sebelah kiri,  serta wajah sebelah kiri besetan sampai ke bawah hidung.
 

"Painem sudah di rujuk ke RS Soedarso Pontianak untuk mendapatkan pertolongan medis, sampai saat ini belum diketahui  motif dari pelaku," pungkasnya (jek/sut)

Komentar