Minggu, 22 September 2019


Pemkab Optimalkan Arus Balik Jalur Air

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 665
Pemkab Optimalkan Arus Balik Jalur Air

ARUS BALIK – Sejumlah warga menaiki kapal motor menuju Pulau Lemukutan Bengkayang. Untuk mengamankan arus balik, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya terus mengoptimlkan pelayanan pasca lebaran tahun 2017 ini, terutama untuk angkutan jalur air. HENDRA/

KUBU RAYA, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya akan terus mengoptimlkan arus balik mudik pasca lebaran tahun 2017 ini, terutama untuk jalur angkutan sungai. Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan, karenakan wilayah Kubu Raya memiliki wilayah perairan yang cukup luas, maka pengoptimalan pelayanan pada arus mudik maupun arus balik ini  sangat penting.

"Seluruh angkutan penumpang, terutama di perairan harus memiliki alat-alat keselamatan, kami sudah melakukan pengecekan secara langsung, sejauh ini sebagian besar armada air, sudah memiliki perengkapan, walaupun belum memenuhi secara keseluruhan," terang Hermanus, kemarin.

Menurut dia, wilayah Kubu Raya sebagaian besar mencakup perairan untuk itulah pada hari besar keagamaan seperti Idul Fitri baik pada saat arus mudik maupun arus balik, pelayanan kepada masyarakat akan dilakukan lebih optimal, hal itu untuk mencegah maupun mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk di dermaga Rasau Jaya sudah cukup baik, terlebih di lokasi dermaga didirikan Pos Terpadu, kami harap pihak terkait dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rasau Jaya, Wulyono mengungkapkan sejak H-7 hingga H+7 lebaran ini, pihaknya bersama dengan instansi tekait seperti TNI dan Polri, RAPI, serta masyarakat setempat telah mendirikan Posko Terpadu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama  mengurangi tingkat kecelakaan air.

"Posko terpadu ini memanfaatkan Gedung KTM, sejauh ini kondisi arus mudik tergolong aman, tidak ada penumpang maupun driver mengalami kendala kesehatan yang cukup serius," terangnya. (jek/ang)