Senin, 23 September 2019


Ratusan Calhaj Divaksin Meningitis

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 558
Ratusan Calhaj Divaksin Meningitis

Kata Sambutan – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali saat memberikan kata sambutan kepada 311 calon jemaah haji yang akan divaksin meningitis di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (6/7). suara pemred/jaka iswara

KUBU RAYA, SP - Pemkab Kubu Raya melakukan vaksinisasi imunisasi maningitis dan influenza kepada 311 calon jamaah haji Kubu Raya tahun 2017 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (6/7). Pemberian vaksin yang dilakukan adalah untuk mengantisipasi para jemaah haji tertular virus meningitis saat nanti menjalankan ibadah haji.

"Meningitis adalah penyakit serius dengan angka kematian tinggi. Karena itu jemaah haji kita harus mendapatkan vaksinisasi," kata Bupati Kubu Raya, Rusman Ali di sela acara pemberian vaksin. Vaksin meningitis merupakan vaksin wajib yang harus diberikan kepada calon jemaah haji.

Tujuannya adalah untuk melindungi dari risiko tertular meningitis meningokokus yang merupakan infeksi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang. Negara yang menjadi endemik meningitis meningokokus antara lain Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Selandia Baru. Sedangkan Indonesia saat ini masih dikatakan aman dari penyebaran virus meningitis.

   "Selama melakukan ibadah haji, kita akan bertemu dengan orang dari berbagai negara yang mungkin saja menjadi pembawa bakteri meningitis," katanya. Dikatakan Rusman Ali, orang yang bepergian ke luar negeri tentunya memiliki risiko menularkan meningitis kepada orang lain, yang akhirnya dapat menularkan kepada populasi yang lebih besar.

"Bila tidak dilakukan pencegahan dari sekarang, bisa saja suatu saat nanti penyakit ini mencapai tahap endemik di Indonesia," paparnya. Dengan pemberian vaksin yang dilakukan, Rusman Ali berharap jamaah haji Kubu Raya dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan haji dan dapat kembali ke Kubu Raya dengan kondisi yang sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Berly Hamdani mengatakan, pemberian vaksin yang dilakukan adalah untuk mengkategorikan calon jamaah haji yang mempunyai risiko penyakit, baik menular maupun tidak.

   “ Setelah dilakukan pengkategorian, barulah kemudian dilakukan pemberian  vaksin,” jelasnya. Senada dengan Rusman Ali, Berly juga berharap jemaah haji dari Kubu Raya nantinya dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan haji dan pulang ke Kubu Raya dalam kondisi sehat.

“Dengan kesiapan fisik yang baik tentunya kita berharap para jemaah haji nanti bisa khusyuk melaksanakan ibadah,” pungkasnya. (jek/jee)