Senin, 16 Desember 2019


Lanud Supadio Gelar Donor Darah

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 642
Lanud Supadio Gelar Donor Darah

DONOR DARAH – Jajaran prajurit Lanud Supadio dan instansi samping, ikut donor darah, yang diselengarakan dalam rangka Bulan Bakti TNI AU ke-70. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Teddy Kustari (GTK), Rabu (12/7).

KUBU RAYA, SP - Peringatan Hari Bakti Ke-70 TNI Angkatan Udara (AU) 2017, di lingkungan Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, ditandai dengan kegiatan sosial, yaitu donor darah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Rumah Sakit (Rumkit) dr Mohammad Sutomo Lanud Supadio ini, berhasil mengumpulkan ratusan darah segar.  

Donor darah berlangsung di Graha Teddy Kustari, Rabu (12/9) pagi. Rumkit dr Mohammad Sutomo,menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak. Kegiatan ini berlangsung semarak, karena melibatkan banyak pihak.  

Tidak hanya prajurit dan PNS di jajaran Lanud Supadio, panitia juga mengundang beberapa instansi samping, seperti personel Kodam XII/Tanjungpura, anggota Lantamal XII/Pontianak, Brimobda Kalbar, Basarnas dan sejumlah karyawan Angkasa Pura (AP) II Bandara Supadio.  

“Donor darah ini menandai Bulan Bakti ke-70 TNI AU. Selain kegiatan ini, kita juga akan melakukan berbagai aksi-aksi sosial lainnya,” ujar Danlanud Supadio, Marsma TNI Minggit Tribowo.  

Kegiatan sosial lain yang dimaksud Danlanud adalah memberseihkan tempat-tempat ibadah, antara lain akan dilakukan di Masjid Awaluddin dan Gereja Santo Petrus, yang berada di Jalan Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya (KKR). Kemudan, anggota Lanud juga akan menyambangi Keraton Kadariah, yang merupakan simbol Kota Pontianak.  

“Semua kegiatan ini merupakan wujud nyata dari eksistensi TNI AU, khususya Lanud Supadio. Kita selalu dekat dengan masyarakat, agar keberadaan kita bermanfaat,” paparnya.   Penanggung jawab donor darah, Letkol Kes dr M Taufiqurrahman,SP.Rad menjelaskan, donor darah dipilih sebagai aksi sosial dalam angka peringatan Bulan Bakti TNI AU ke-70, karena banyak manfaatnya.  

“Donor darah punya manfaat besar. Tidak hanya untuk masyarakat yang membutuhkan, melainkan juga bagi si pendonor,” ujar perwira menengah, yang juga menjabat sebagai Karumkit Tingkat III dr Mohammad Sutomo. 
 

Letkol Kes Taufiq menuturnya, donor darah merupakan kegiatan amal, yang memiliki nilai sosial tinggi.  Sebab, darah yang disumbangkan oleh pendonor dapat menyelamatkan orang yang membutuhkan.
 

“Dan donor darah ini merupakan wujud kepedulian anggota TNI AU, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” ujarnya.  

“Yang mendonorkan darahnya akan bertambah sehat, sedangkan yang menerima darah akan terselamatkan jiwanya,” lanjut Letkol Kes Taufiq.   Salah seorang pendonor, Kopda Hartono menyambut baik kegiatan sosial ini. Sejak menjadi anggota TNI AU dia rutin melaksanakan donor darah, baik yang dilaksanakan oleh Lanud Supadio maupun membantu orang yang membutuhkan darah.   

“Saya rutin donor darah, bahkan sudah jadi kebiasaan. Saya merasakan manfaat bagi kesehatan, karena sirkulasi darah dalam tubuh lebih baik,” tutur anggota Set Lanud Supadio ini.  (mul)