Upacara Agung Penobatan Tuan Besar dan Raja Kubu Digelar

Kubu Raya

Editor Kiwi Dibaca : 1118

Upacara Agung Penobatan Tuan Besar dan Raja Kubu Digelar
Ketua Panita Upacara, Sy Ibrahim Alaydrus
KUBU RAYA, SP - Upacara Agung Penobatan Tuan Besar, Habib Ismail Bin Hasan Alaydrus yang dipertuankan Kerajaan Kubu  dan Raja Kubu, Habib Zulfi Bin Ismail Alaydrus, digelar 27 Agustus mendatang,  di Istana Kerajaan Kubu Indrusia, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya.

Para upacara agung ini, dipastikan tak kurang seribu lebih undangan akan hadir. Baik itu raja-raja se Kalbar, Borneo hingga nusantara. Tak ketinggalan para raja-raja dan tuan besar dari negeri Jiran dan Brunei Darussalam. Sebagai penyiar dan penyebar agama islam, Raja Kubu pertama memiliki hubungan dekat dengan para alim ulama se nusantara. Belasan ulama dari Indonesia hingga manca negara ikut serta dalam acara bersejarah tersebut.

“Undangan sudah seribu lebih kita sebarkan. Telah dapat konfirmasi akan hadir. Termasuk kerabat Zuriat Alaydrus yang ada di Indonesia hingga manca negara dipastikan hadir pada acara tersebut,” kata Ketua Panitia, Sy Ibrahim Alaydirus, kepada wartawan, di kediamannya , Senin (7/8).

Diakui Ibrahim, digelarnya Penobatan ini menjadi momentum untuk mengembangkan kearifan lokal Kabupaten Kubu Raya. Baik itu budaya, seni, wisata, hingga kulinernya. Terpenting kata Ibrahim bagaimana Zuriat Alaydrus dapat semakin mempererat tali persaudaraan demi
meneruskan dan mengembangkan Kerajaan Kubu sebagai simbol budaya nusantara.

“Kita akui Kerajaan Kubu telah lama berdiri namun hingga kini kelestariaannya kurang dikembangkan. Dengan penobatan Tuan Besar dan Raja Kubu hingga organisasinya, kebudayaan dan situs-situs sejarah
yang ada di Kubu dapat digali dan dikembangkan kembali,” jelas Ibrahim.

Untuk mewujudkan hal tersebut timpalnya, akan dibangun duplikat Keraton Kerajaan Kubu di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

“Duplikat ini nantinya merupakan pusat seni dan budaya serta sejarah dibentuknya kerajaan Kubu. Agar generasi muda di Kubu Raya lebih dekat dan mengenal lagi sejarah hingga budaya yang ada. Di sini juga
tempatnya ekonomi kreatif yang bertujuan guna meningkatkan ekonomi rakyat dalam bentuk kerajinan, pertanian, perikaban, hingga wista. Terpenting menjadi pusat pengembangan agama dan sosial
kemasyarakatan,” jelas Ibrahim.

Niat baik dalam pengembangan kebudayaan dan sejarah serta ekonomi ini diharapkan mendapat dukungan semua pihak. Baik dari pelaksanaan hingga berjalannya organisasi yang akan dibentuk oleh Kerajaan Kubu ke depan.

“Kita harap dukungan semua pihak. Baik kerabat Alaydrus, masyarakat, hingga pemerintah daerah. Tanpa dukungan semua pihak ini kami sebagai panitia dan keluarga besar Alaydrus tidak dapat berbuat banyak. Dengan tulus dan niat baik dimulai dari penobatan Tuan Besar dan Raja Kubu ini diharapkan kebudayaan daerah dapat kembali terangkat dan dilestarikan,” harap Ibrahim. (lam/jee/biz)

Komentar