Rabu, 18 September 2019


Dinkes Tetap Tetap Lanjutkan Program 1.000 Musala

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 748
Dinkes Tetap Tetap Lanjutkan Program 1.000 Musala

Ilustrasi

KUBU RAYA, SP – Pemkab Kubu Raya akan tetap melanjutkan program 1.000 rumah ibadah sebagai pendukung program muatan lokal (Mulok) keagamaan di sekolah.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Frans Randus mengatakan untuk saat ini pihaknya fokus untuk pembangunan musala di sekolah.

"Sebenarnya seluruh agama yang diakui oleh pemerintah menjadi perhatian, namun karena agama Islam mayoritas, maka yang dipenuhi terlebih dahulu adalah musala," kata Frans Randus, belum lama ini.

Frans Randus mengungkapkan, setelah pembangunan musala terpenuhi akan dilanjutkan pembangunan rumah ibadah lainnya, sesuai dengan kebutuhan dan mayoritas agama yang dianut siswa maupun masyarakat sekitar.

"Setelah musala terpenuhi nanti akan diidentifikasi lagi. Tidak mungkin kita membangun musola pada sekolah yang mayoritas non muslim, tentulah kita menyesuaikan dengan agama yang mayoritas di sekolah itu," terangnya. 
  
Ia menegaskan, agar tidak terjadi tumpah tindih pembangunan rumah ibadah seperti yang sudah terjadi sebelumnya, pihaknya akan melakukan verifikasi lokasi dengan teliti berdasarkan data dan menentukan skala prioritas.

"Misalnya sekolah yang sudah ada musalameskipun tidak layak atau daya tampungnya tidak mencukupi, bisa kita tunda untuk tahun berikutnya, yang kita utamakan yang belum memiliki musala," terangnya 

Selain itu untuk merealisasikan pembangunan rumah ibadah ini diperlukan juga  kejelasan status tanah, mushala yang dibangun harus di atas tanah milik sekolah atau pemerintah dengan dibuktikan melalui dokumen-dokumen kepemilikan tanah. (jek/jee)


  •