Kubu Raya Tingkatkan PAD dari Sektor PBB dan BPHTB

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 597

Kubu Raya Tingkatkan PAD dari Sektor PBB dan BPHTB
DISKUSI - Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus membuka diskusi sehari terkait dengan pentingnya pembayaran pajak dalam menyumbang peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Kubu Raya. Selasa (19/9). SP
KUBU RAYA, SP - Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus membuka diskusi sehari terkait dengan pentingnya pembayaran pajak dalam menyumbang peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan diskusi tersebut dilaksanakan di salah satu hotel di Pontianak, Selasa (19/9).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa bersama Badan Pendapatan dan Peningkatan Retribusi Daerah Kubu Raya.

Hermanus mengatakan, pentingnya menggali segala potensi yang ada dalam peningkatan sektor pajak yang meliputi Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai bagian penyumbang pendapatan daerah.

Hermanus memgapresiasi terobosan dan kerjasama tersebut, dalam memberikan dan menggali informasi dari masyarakat terkait dengan PBB dan BPHTB di Kubu Raya. Dia mengatakan dengan keterlibatan Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) dalam mengawal kebijakan pemerintah adalah sangat penting.

"Kita berterimakasih dengan YSDK Kalimantan Barat atas inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan ini. Ini sangat penting dan kita sangat bersyukur. YSDK berupaya menggali PAD Kubu Raya dari sektor PBB dan BPHTB," ujar Hermanus.

Dia berharap dalam diskusi tersebut dapat menghasilkan gagasan-gagasan baru dan terobosan-terobosan dalam memaksimalkan pendapatn PBB dan BPHTB di Kubu Raya. Mengingat banyaknya potensi yang dapat terus digali di Kabupaten Kubu Raya dalan peningkatan sektor pajak dari PBB dan BPHTB.

Direktur Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa, Marcel mengatakan, munculnya ide dan gagasan dalam mengadakan diskusi tersebut adalah sebagai upaya bersama dalam mempercepat pembangunan Kubu Raya. 

"Kita melihat banyak potensi di Kabupaten Kubu Raya salam peningkatan sektor pajak untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah,” ucapnya.

“Dan kita melakukan diskusi ini, agar kita bersama-sama merumuskan apa-apa saja yang dapat kita lakukan bersama-sama dalam memaksimalkan PBB dan BPHTB terutama dalam sertifikasi lahan," timpalnya.

Marcel mengharapkan dengan adanya diakusi bersama ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar PBB. Untuk itu, dalam diakusi sehari tersebut juga menghadirkan para Kepala Desa, Perkebunan, BPN dan KPP Pratama Mempawah.

Menurut Marcel, kurangnya kesadaran masyarakat untuk bayar PBB dan BPHTB juga sebagian dipengaruhi oleh karena kekurang pahaman. Kurang memahami terkait dengan ke mana hasil pembayaran masyarakat. Menurutnya dengan semakin meingkatnya pemahaman dan kesadaran akan semakin dapat mendorong peningkatan PAD dari sektor pajak PBB dan BPHTB.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kubu Raya Supriaji mengatakan bahwa dilenggarakannya kegiatan diskusi sehari terkait dengan Pentingnya PBB dan BPHTB sebagai salah satu persyaratan program sertifikasi lahan dan potensinya terhadap peningkatan PAD secara berkelanjutan di Kabupaten Kubu Raya.

Di samping itu, pentingnya kerjasama yang sinergis pada tataran kebijakan anyar instansi dan SKPD, terkait dengan tindak lanjut dilapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan memberikan bimbingan teknis tentang persyaratan serta tata cara administrasi yang berkaitan dengan sertifikasi lahan, pengurusan PBB dan BPHTB. (jek/ang)

Komentar