Minggu, 15 Desember 2019


Program Dua Anak Sejahterakan Keluarga

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 643
Program Dua Anak Sejahterakan Keluarga

PASANG SYAL – Hermanus, Wakil Bupati Kubu Raya dipasangi syal saat menghadiri pencanangan Program Kampung KB di Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Selasa (10/10). SP/Jaka

Kubu Raya Canangkan Kampung KB


Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali melakukan pencanangan Kampung KB di Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Selasa (10/10). Program dua anak ini ditarget dapat tingkatkan kesejahteraan keluarga. 

SP - "Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di desa-desa di wilayah Kabupaten Kubu Raya terus berlanjut. Kali ini pencanangan kampung KB Tingkat Kabupaten Kubu Raya dilaksanakan di Desa Kuala Mandor A Kecamtan Kuala Mandor B," kata Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus di Sungai Raya.

Pada pencanangan tersebut, juga dihadiri oleh Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya, Endang Indrawati.
Hermanus mengatakan Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, baik itu program KB maupun pembangunan keluarga secara utuh di lapangan.

"Kampung KB merupakan salah satu bentuk pelaksanaan total program Kependudukan Keluarga Berencana dan
Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan mitra kerja instansi terkait sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di lingkungan terendah," tuturnya.

Kampung KB, dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam hal ini dilaksanakan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk memperoleh pelayanan total program KB.

"Itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas, agar mampu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kehidupan keluarga yang berkualitas, tenteram dan sejahtera," katanya.

Hermanus menilai program tersebut sangat penting dilakukan, mengingat jumlah penduduk semakin bertambah dari waktu ke waktu.

"Melalui program Kampung KB ini, kita berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ber-KB sehingga kita bisa menekan jumlah penduduk," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuala Mandor A, Norsalam mengatakan, dalam mewujudkan Kampung KB, harus dimulai dari diri sendiri. Dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk membangun keluarga yang harmonis, sejahtera dan keluarga yang tangguh.

"Membangun kesadaran dan tanggung jawab untuk menata rumah tangga dan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Baru kemudian orang-orang yang ada sekitar kita akan mencontoh apa yang kita sudah lakukan," ujar Norsalam.

Pada prinsipnya anjuran dua anak cukup dalam Program KB adalah agar masyarakat dapat menata dan mensejahterakan keluarganya. Banyak anak tetapi tidak bisa dinafkahi dan dididik serta disejahterakan akan menimbulkan dosa. Sebab anak-anak adalah anugerah dari Allah yang harus dijaga dan disejahterakan.

"Masyarakat saya banyak bilang bahwa KB tidak ada dalilnya. Menurut saya yang paling penting adalah bahwa mampu tidaknya kita menafkahi rumah tangga kita. Menyekolahkan anak-anak kita dan menjamin masa depan dan kebahagiaan anak-anak kita. Kita miliki banyak anak tetapi terlantur akan menjadi dosa bagi kita," ucapnya.

Norsalam mengatakan pemerintah mengajak masyarakat untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan sejahtera. Dengan cara program Kampung KB dengan KB dua anak cukup. Sehingga masyarakat dapat menjaga kesejahteraan dalam rumah tangga. (jaka iswara/ant/ang)


  •