Minggu, 15 Desember 2019


Target Perolehan Pajak Kubu Raya 2018

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 673
Target Perolehan Pajak Kubu Raya 2018

PELAYANAN – Tampak pelayanan pembayaran pajak dan retribusi di Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kubu Raya, baru-baru ini. Kepala BPPRD Kubu Raya Supriaji optimis target perolehan pajak tahun 2018 dapat direalisasikan. (Net)

Supriaji Optimis Bisa Tingkatkan Pendapatan Daerah


Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kubu Raya menargetkan pendapatan daerah sektor pajak tahun 2018 ini sebesar Rp95,450 miliar. Sementara target pendapatan daerah sektor retribusi dipatok sebesar Rp7,706 miliar. 

SP - Kepala BPPRD Kubu Raya Supriaji pun optimis target tersebut dapat direalisasikan oleh pihaknya. Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Berkaca dari hasil pendapatan tahun 2017 lalu, pendapatan pajak yang ditarget  sekitar Rp88 miliar dan retrebusi Rp7 miliar, semuanya tercapai. Bahkan melebihi target. 

"Mudah-mudahan, di tahun 2018 ini target pendapatan pajak dan retribusi daerah juga bisa kita capai," kata Supriaji, Rabu(17/1).

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut maka yang mesti dilakukan yaitu menggencarkan sosialisasi ke masyarakat, para pengusaha, agar mengetahui wajib pajak mereka.

Dia pun pengakui, kesadaran wajib pajak di Kubu Raya masih relatif rendah. Bahkan masih banyak pengusaha-pengusaha yang tidak bayar pajak. Seperti misalnya pengusaha sarang burung walet.

"Oleh karena itu, kita akan gencarkan sosialisasi kepada para wajib pajak agar taat membayar pajak," tambahnya.

Supriaji menjelaskan, sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kubu Raya yang dipungut selama ini yaitu bersumber dari 11 jenis pajak daerah. Diantaranya,  pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak udara dan tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan terakhir BPHTB.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kubu Raya, Lugito pun mengungkapkan target invesatsi yang harus dicapai di tahun 2018 ini.

Adapun target investasi tahun 2018 yang telah ditetapkan yaitu senilai Rp5,3 Triliun, dengan total pengajuan perizinan sebanyak 2310 pemohon. “Saya berharap target investasi 2018 ini bisa kita capai dengan baik,” harapnya.

Untuk mencapai target investasi ini, maka pihaknya akan terus memberikan kemudahan dalam pelayanan kepengurusan perizinan dengan cepat dan tepat.

"Untuk mempermudah perizinan, maka kita menerapkan pelayanan online. Pelayanan sistem online Ini dapat melayani pembuatan, SIUP, TDP, IMB, IUJK, Ijin Limbah Cair (ILC) dan BP3,” jelasnya.

Dia pun menyakini, pelayanan perizinan berbasis online tersebut sangat memudahkan masyarakat. Karena masyarakat yang mengurus perizinan tidak perlu berulang kali datang ke kantor untuk penyerahan data. (abddul/ang)