Disdukcapil Kubu Raya Tetap Buka di Hari Sabtu dan Minggu

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 651

Disdukcapil Kubu Raya Tetap Buka di Hari Sabtu dan Minggu
Disdukcapil Kubu Raya. (Net)
KUBU RAYA, SP - Mengantisipasi membludaknya masyarakat dalam mengurus e-KTP menjelang Pilkada yang akan berlangsung pertengahn tahun ini, Dinas Dukcapil KKR melakukan inovasi dan mengambil kebijakan pelayanan kependudukan pada hari Sabtu dan Minggu.

“Pelayanan kependudukan Dinas Dukcapil KKR biasanya dilakukan pada hari kerja yaitu Senin sampai Jumat,” ungkap Kepala Dinas Dukcapil Kubu Raya Adriansyah, kemarin.

Adriansyah mengatakan, pihak Dinas Dukcapil KKR tidak hanya membuka layanan di hari kerja. Pelayanan juga di buka pada hari Sabtu dan Minggu yang biasanya digunakan sebagai hari libur.  

“Terhitung mulai tanggal 13 Januari 2018 yang lalu, pelayanan pada hari libur ini dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB dibuka,” katanya.

Pelayanan kependudukan oleh Dinas Dukcapil KKR yang dilakukan pada hari libur ini akan berakhir sekitar tanggal 27 Juni 2018 mendatang. 

“Diharapkan kepada masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik, khususnya bagi masyarakat yang tidak dapat menangani dokumen kependudukan pada hari kerja,” ucapnya.

Dengan hal tersebut, Dinas Dukcapil Kubu Raya siap melayani masyakat, pembuatan-pembuatan KTP, KK dan Akte tanpa dipungut biaya. 

“Makanya kami harap semua masyarakat Kubu Raya mengetahui layanan di hari libur tersebut,” ucap Adriansyah.

Adriansyah menambahkan, di hari biasa pelayanan di Dukcapil Kubu Raya juga dilakukan ke tingkat kecamatan. 

“Namun kadang ada kendala dari jaringan internet. Kalau prosesnya bisa masuk dan cepat diterima di pusat, langsung selesai. Makanya dengan adanya pelayanan ini, kita buktikan bahwa Dinas Dukcapil bisa melayani masyarakat dengan baik,“ katanya.

Adriansyah menambahkan, Dukcapil KKR juga terus menggencarkan program mobile e-KTP guna memudahkan masyarakat melakukan perekaman. “Ini banyak yang tidak tahu atau malas untuk mengurus. Tapi kami tetap melakukan jemput bola yang dikoordinir kecamatan dan desa, supaya membantu mensosialisasikan,” ucapnya. (kro/ang)