Pemkab-DPRD Gelar Pertemuan Selaraskan Pembangunan

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 315

Pemkab-DPRD Gelar Pertemuan Selaraskan Pembangunan
Ilustrasi. Net
KUBU RAYA, SP - Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, bersama Komisi I DPRD setempat menggelar pertemuan melalui Forum Perangkat Daerah dan Lintas Perangkat Daerah (FPDLPD), di Aula Kantor Bupati, Kamis (1/3) .

Pertemuan tersebut membahas semua Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 nanti.  Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus pun menegaskan kegiatan tersebut sangat penting. Karena melalui forum itu, semua perencanaan program pembangunan yang diusulkan melalui Musrenbang kecamatan akan diselaraskan dengan rencana kerja SKPD.

Dengan demikian diharapkan program kerja daerah tahun 2018 tidak terjadi tumpang tindih. Tak hanya itu, pertemuan tersebut pun juga sekaligus untuk menyelaraskan pokok-pokok pikiran DPRD Kubu Raya melalui Komisi II. 

"Karena itu dalam pertemuan tersebut tadi turut dihadiri anggota DPRD  Komis II. Mereka diharapkan memberikan masukan-masukan atau usulan program kegiatan,” kata Hermanus.

“DPRD kan memang memiliki pokok pikiran. Dan ini sah. Ini yang juga kita selaraskan antara perencanaan, yang dibuat eksekutif melalui Musrenbang, dan pokok pikiran dari DPRD," katanya. 

Ketua Komisi I DPRD Kubu Raya, Agus Sudirmansyah mengatakan, pertemuan pembahasan RKPD bersama pihak eksekutif Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, hasilnya nanti akan dibawa dalam Musrenbang tingkat kabupaten dan bahan usulan Musrenbang tingkat Provinsi.

Agus mengatakan, pembahasan RKPD tahun 2019 nanti menitik beratkan pada program-program yang bersifat untuk meningkatkan daya saing daerah. 

"Untuk itu, semua sektor ada perannya. Tinggal bagaimana dilihat dari penekanannya. Misalnya sektor ekonomi masyarakat, terkait dengan kemiskinan, ini kan berkaitan langsung dengan daya saing daerah dari sisi SDM nya. Ini juga menjadi prioritas di RKPD 2019 untuk ditingkatkan," katanya. 

Dia pun mengakui, dalam pertemuan pembahasan RKPD tersebut memang masih terjadi ego sektoral untuk menggiring sejumlah program-program di masing-masing sektor.

"Tetapi dengan pola-pola perencanaan yang telah dibuat, ego sektoral itu bisa dikesampingkan," pungkasnya. (abd/ang)