Senin, 23 September 2019


Bupati Targetkan Jalan Poros Rampung 2018

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 363
Bupati Targetkan Jalan Poros Rampung 2018

MUSRENBANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji didampingi Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan Musrenbang di Aula Kantor Bupati, Selasa (13/3). (SP/Abdul)

Pembangan Kubu Raya Diminta Sinkron dengan Provinsi


Rusman Ali, Bupati Kubu Raya
"Jalan poros yang sudah kita kerjakan sekitar 70 persen. Jadi tinggal 30 persen. Tahun ini akan kita tuntaskan,"

KUBU RAYA, SP - Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji meminta, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Selasa (13/3), menghasilkan program pembangunan yang tersinkron dengan program pembangunan provinsi.

Selain itu, Musrenbang juga diharapkan memilih program prioritas yang keluar dari perangkat daerah, yang kemudian akan dituangkan dalam Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019. 

"Untuk itu, program kabupaten hasil Musrenbang ini agar disinkronisasikan juga dengan semua kabupaten/kota yang ada, supaya menjadi kekutan perekonomian di Kalbar," kata Dodi, saat hadir di acara Musrenbang Kubu Raya, Selasa (13/3).

Dia menilai, Kubu Raya adalah kabupaten yang memiliki karakteristik khusus. Karena memiliki wilayah yang cukup luas, tetapi dekat dengan bandara dan laut.

Tentu kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Kubu Raya. Dengan dukungan infrastruktur bandara, maka produk dari daerah Kubu Raya akan mudah dipasarkan ke luar.
Dodi meyakini, Kubu Raya sangat berpeluang menjadi kabupaten yang maju, dengan potensi sumber daya dan dukungan infrastruktur yang dimiliki. 

Dalam pembukaan Musrenbang Kubu Raya, pemerintah Kabupaten Kubu Raya turut memaparkan data-data tentang kemiskinan. 

Menurut Dodi, berdasarkan data tersebut tergambar bahwa angka kemiskinan di Kubu Raya hingga di awal tahun 2018 ini menunjukan penurunan.

"Angka kemiskinan di Kubu Raya menurun dengan angka terakhir, 6,17 persen. Untuk tingkat kabupaten ini, oke,” ucapnya.

“Dalam Musrenbang ini, saya baru datang di dua tempat. Yaitu, Pontianak Kota dan Kubu Raya. Saya melihat antara kota Pontianak dan Kubu Raya sama-sama luar biasa dalam hal inovasi pelayanan publik," timpal dia.

Dengan prestasi nomor satu pelayanan terbaik di seluruh Indonesia yang pernah diraih Kubu Raya  tahun 2015, tentu menjadi modal besar bagi Kubu Raya, untuk menjadi kabupaten yang maju dan berkembang.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menambahkan, Musrenbang tingkat kabupaten yang digelar tersebut masih menekankan soal program pembangunan infrastruktur dasar masyarakat.

Dia pun menyatakan, pembangunan jalan poros akan dituntaskannya di akhir masa jabatannya ini. "Jalan poros yang sudah kita kerjakan sekitar 70 persen. Jadi tinggal 30 persen. Tahun ini akan kita tuntaskan," katanya. 

Selain itu, sebanyak 11 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang kini belum memiliki kantor juga akan dianggarkan untuk pembangunan kantor dinas di tahun ini.

"Insyaalah seluruh kantor dinas tahun ini dibangun. Selain itu kita akan membangun Tugu sebagai simbol Kubu Raya. Ini di rencanakan akan dibangun di simpang Transmart. Setelah itu kita ambil usulan desa dan kecamatan, yang kemudian akan kita akomodir dalam RKPD 2019," pungkasnya.

Lakukan Pemerataan 


Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Suprapto menegaskan, Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hasil Musrenbang memang mesti sinkron dengan program provinsi dan program pemerintah pusat. 

Supaya pelaksanaan pembangunan antar pemerintah pusat, provinsi dan daerah bisa sejalan seirama. Namun, terlepas dari itu, bagi DPRD yang sangat penting adalah pemerintah mampu mengakomodir  pemerataan pembangunan di semua daerah.

Sehingga, semua masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. 

"Sebab itu, kami dari DPRD menyampaikan ke pemerintah daerah, agar dalam penyusunan RKPD harus melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh kecamatan. Inilah yang sangat penting," katanya.

Menurutnya, roh  pemekaran Kabupaten Kubu Raya, dari Kabupaten Pontianak, yaitu menginginkan pemerataan dan percepatan pembangunan.

"Artinya, cita-ciata pemekaran Kubu Raya untuk menjadi kabupaten sindiri yaitu masyarakat di pesisir harus dapat merasakan pembangunan yang sama nilainya dengan masyarakat yang tinggal di kota," katanya. 

Dia pun meyakini, jika infrastruktur di Kubu Raya sudah terbangun secara merata hingga ke pelosok daerah, maka otomatis tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat pun terangkat. (abd/ang)