Rabu, 18 September 2019


Janji Penertiban Parkir Liar di Transmart Belum Terealisasi, Pemerintah Diminta Tegas

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 484
Janji  Penertiban Parkir Liar di Transmart Belum Terealisasi, Pemerintah Diminta Tegas

Kondisi parkir liar di seberang pusat perbelanjaan Transmart Kubu Raya

KUBU RAYA, SP - Penertiban parkir liar disekitar kawasan  pasar moderen Transmart Kubu Ray,  Jalan Arteri Supadio atau, yang telah dijanjikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu lalu belum terealisasi hingga saat ini. 

Bermunculannya parkir liar di area Transmart Kubu Raya itu, berdampak seringnya terjadi kemacetan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu, seperti pada sore hari. Area parkir liar ini berada tidak jauh dari pererempatan Pontinak -Kubu Raya serta persimpangan bundaran Kubu Raya. Mestinya, jalan Arteri Supadio atau jalan Ahmad Yani II ini yang menghubungkan Pontianak-Bandara Supadio ini bebas hambatan. 

Seorang mahasiswa yang tinggal di Kuala Dua, Zulfah menuturkan, sejak muncul parkir liar di depan Tranmart jalan Ahmad Yani II menuju arah bandara memamg sering kali memicu kemacetan.

"Seringkali terjadi macet, terutama pada sore hari, di saat hari-hari libur. Yang sering macet itu  saat menuju ke arah Supadio," kata Zulfah, Kamis (24/5). 

Menurutnya, persoalan tersebut mestinya tidak boleh di biarkan. Pemerintah harus tegas melakukan penertibkan. Supaya kesemerautan dan kekumuhan tak berlarut panjang. 

"Saya dengar, pemerintah akan melakukan penetiban. Tapi sampai sekarang hal itu belum dilakukan. Harusnya, pemerintah tegas, apalagi parkir liar ini menyalahi aturan," katanya. 

Selama ini memang, lintas sektoral yang memiliki kewenangan dalam menanganai persoalan parkir liar yang muncul di areal Transmart tersebut sudah melakukan pertemuan membahas persoalan itu. 

Bahkan di beritakan sebelumnya, Corporate Communication General Manager Transmat Kubu Raya Satria Hamid mengatakan, pihaknya sudah bersepakat dengan Dishub Kubu Raya dan Dirlantas untuk menyelesaikan persoalan parkir liar di area Trnasmart. 

Ketika itu, Satria mengatakan, penyelesaian masalah parkir liar akan di lakukan setelah pembangunan lahan parkir resmi milik Transmart rampung di bangun. 

"Kita ingin semua parkir pengunjung masuk ke dalam,” katanya.

Sebelum Idul Fitri Harus Steril

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perhubungan, Damhuri mengatakan, saat ini Analisis Mengenai Dampak Lingkungan untuk Lalu Lintas (Amdal Lalin) di area Trnasmart masih tengah di bahas. Ia mengaku tidak tahu persis bagaimana perkembangan pembahasan amdal lalin tersebut. Sebab, peroses pembahasan itu dilakukan langsung di tingkat pusat. 

"Yang pasti, persoalan parkir liar di wilayah Transmart, yang selama ini meresahkan pengguna jalan, sudah ada titik terang penyelesaiannya. Rambu-rambu larangan parkir di pinggir jalan di sekitran Transmar sudah di pasang," katanya. 

Selanjutnya, apabila rambu-rambu itu tak di patuhi, maka akan di lakukan penertiban secara tegas. Sebelum Idul Fitri jalan di areal Transmart harus steril. Saat ini pihakya sedang menyusun konsep untuk melakukan penertiban.

"Untuk penertiban nanti kita akan koordinasi dengan pihak Transmart dulu, serta Dinas pehubungan provinsi, pihah kepolisian. Penertiban akan di lakukan sebelum lebaran," pungkasnya. (abd/jek)