Hermanus Sebut Narkoba Ancaman Terbesar Bonus Demografi

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 265

Hermanus Sebut Narkoba Ancaman Terbesar Bonus Demografi
Foto bersama usai peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Kantor BNN Kabupaten Kubu Raya, Kamis (12/7). 
KUBU RAYA, SP - Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus mengatakan, kejahatan narkoba dapat menjadi senjata dalam perang proxy, yang bisa melumpuhkan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. 

Tak hanya itu, narkoba bahkan menjadi ancaman terbesar bagi bonus demografi bangsa Indonesia di tahun 2030 mendatang. Hal ini disampaikan Hermanus saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kubu Raya, Kamis (12/7). 

Dia pun menegaskan, jika masalah narkoba tidak ditanggulangi, maka bonus demografi penduduk  akan menjadi beban bangsa. Generasi muda sebagai estafet perjuangan bangsa akan dirusak oleh narkoba. 

"Ini menjadi ancaman serius terhadap eksistensi negara yang berdampak pada ketahanan nasional,” kata Hermanus mengingatkan.

Hermanus melanjutkan, dalam mengatasi persoalan narkoba, maka perlunya strategis khusus, yaitu keseimbangan penanganan antara penegakan hukum dan pendekatan kesehatan. 

Menurutnya, penegakan hukum diperlukan untuk memutus mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen hingga jaringan pengedar. Sedangkan pendekatan kesehatan untuk memutus mata rantai pengguna narkoba yang ketergantungan untuk mendapatkan perawatan atau rehabilitasi. 

Selain  penegakan hukum dan kesehatan, upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat harus dioptimalkan untuk turut serta aktif dalam menanggulangi permasalahan narkoba. 

"Dengan begitu akan lahir sumber daya manusia yang sehat dan unggul dalam menghadapi globalisasi dan tantangan berbangsa dan bernegara,” sebutnya.

Hermamus pun meminta, semua pihak harus mengambil bagian dalam upaya melawan narkoba. Baik di lingkungan pemerintah, swasta, masyarakat, hingga keluarga. Jika semua pihak bersatu, ia meyakini permasalah narkoba akan bisa diatasi. (abd)