Warga Ambawang Temukan Bayi di Teras

Kubu Raya

Editor Admin Dibaca : 474

Warga Ambawang Temukan Bayi di Teras
GENDONG BAYI - Petugas medis Puskesmas Sungai Ambawang menggendong bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga, di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Karya 1 RT 3 / RW 2, Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (26/12) pag
KUBU RAYA, SP - Warga Jalan Trans Kalimantan, Dusun Karya 1 RT 3 / RW 2, Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dihebohkan dengan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan, yang disimpan dalam kardus dan tergeletak di teras rumah warga bernama Untung Slamet (47), Rabu (26/12) pagi.    

Untung menceritakan, penemuan bayi tersebut berawal saat anak sulungnya yang bernama Bayu Purnama (21) ingin mengeluarkan motor dari dalam rumah, ketika itu Bayu melihat ada kardus kipas angin didepan pintu rumah. Karena merasa curiga Bayu langsung memberitahu ibunya, Suliha (38).    

"Awalnya saya bangun tidur, anak saya biasa pagi-pagi buka pintu, begitu dia buka pintu sudah ada kardus bekas kipas angin, isinya bayi. Istri pun langsung keluar dan begitu melihat kardus itu, ternyata isinya memang bayi," kata Untung Slamet.    

Ia mengatakan, begitu istrinya mengetahui isi dalam kardus tersebut adalah bayi, ia pun lansung merobek kardus dan menggendong bayi itu. Dan saat itu juga, Untung menghubungi ketua RT dan Kepala Desa, kemudian Kepala Desa berkordinasi dengan pihak Kepolisian.    

“Saya tidak mengira bayi itu diletakkan di teras rumah saya.  Apalagi, tidak ada suara bayi dan saat kami menemukan bayi itu pun, tidak menangis,” katanya.    

Ia menambahkan, selain bayi yang ada di dalam kardus, juga ditemukan kantong plastik yang berisikan pakaian dan susu bayi.    

Menurutnya, orang yang meletakkan bayi diteras rumahnya tersebut memang sengaja, dan ia yakin orang tersebut juga mempercayakan keluarganya untuk merawat anak tersebut. Sehingga ia pun berencana akan mengadopsi bayi tersebut.     "Karena kita juga memang tidak anak perempuan. Anak saya dua, laki-laki semua," ujar dia.    

Istri Untung, Suliha mengatakan, ia tidak pernah mengira bahwa kardus itu berisi bayi. Saat ditemukan bayi tersebut tidak dalam kondisi menangis maupun tertidur.    

"Anak saya bilang ada kardus kipas angin saya bilang kucing atau orang nitip barang kali, begitu saya lihat rupanya bayi," tuturnya.    

Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Herry Purnomo mengatakan, saat pihalnya mendapatkan informasi adanya penemuan bayi. Ia pun  lansung  kelokasi penemuan bayi tersebut. Setelah kelokasi penemuan bayi tersebut dibawa ke di Puskesmas Sungai Ambawang.    

"Kami bawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis," katanya.    

Penanggung jawab ruang bersalin Puskesmas Sungai Ambawang, Emi M Ali mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium bayi yang ditemukan warga tersebut, kondisinya normal.    

"Cuma  berat badannya saja  yang kurang. Beratnya hanya 1675 gram, sedangkan tinggi badannya 42 cm" tutur Emi.

 Menurutnya, kelahiran anak tersebut sudah cukup bulan, itu yang  menjadikan bayi tersebut masih normal dan bisa bertahan.    

"Kalau tidak cukup bulan, dia tidak bertahan sampai sekarang ini. Jika dilihat dari pusar bayi, bayi ini baru berusia 10 hari,” katanya.     

Pihaknya sendiri telah melakukan penangganan kesehatan bayi tersebut dengan observasi, yang meliputi suhu bayi, nafas, dan jantung.    

"Semuanya dalam kondisi normal. Kami juga melakukan pemeriksaan lab. Setelah diobservasi dalam waktu tiga jam daya hisap bayi sangat lemah. Susu formula yang masuk hanya mampu 10 cc,” ujarnya. (iat/jek)