Simpatisan Caleg Kubu Raya Laporkan Pengrusakan APK

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 239

Simpatisan Caleg Kubu Raya Laporkan Pengrusakan APK
Ilustrasi. (Net)
KUBU RAYA, SP – Simpatisan dari salah satu Caleg asal Partai Demokrat, Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Rasau Jaya-Teluk Pakedai Dessy Fitri Anggraeni, melaporkan secara resmi kasus yang menimpa mereka kepada Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Kamis (31/1)

Sebelumnya, simpatisan ini diserang saat memasang Alat Peraga Kampanye (APK) di Desa Rasau Jaya 3 oleh sekelompok orang yang diduga simpatisan Caleg lain dari partai yang berbeda, Minggu (27/1) lalu. 

Koordinator Tim Pemenangan Dessy, Kristian Tri Handoko yang datang melapor ke Bawaslu Kubu Raya didampingi beberapa simpatisan lainnya mengatakan, yang mereka laporkan ke Bawaslu terkait pengrusakan atribut partai. 

"Hari ini kita melaporkan perusakan atribut yang terjadi pada tanggal  27 Januari 2019 tepat pukul 11.30 sampai  pukul 12.00 WIB, saat kita istirahat dan makan siang, " terang Kristian/

Ia menerangkan, saat  makan siang itu mereka diserang sekitar sepuluh hingga sebelasan orang. 

" Mereka datang dan mencabut bendera (APK) yang kita pasang. Kemudian bambu nya digunakan untuk melukai beberapa kawan kita dan benderanya dibuang, " jelasnya. 

Soal penyerangan yang sempat melukai salah satu rekannya, akibat tusukan bambu menurut Kristian mereka tetap menempuh jalur hukum. Karena itu juga selepas kejadian tersebut mereka langsung melapor ke Polresta Pontianak. 

" Itu murni kriminal, jadi sudah kita laporkan ke Polresta Pontianak, kemudian sekarang laporan ke Bawaslu terkait atribut partai yang dirusak, " katanya.

Kristian menegaskan, pihaknya tidak akan melaporkan Caleg yang didukung oleh simpatisan yang menyerang, karena pada saat kejadian Caleg yang dimaksud tidak ada. Sehingga mereka menganggap ini murni kriminal perorangan yang kebetulan pendukung salah satu Caleg. 

"Kita minta simpatisan kita untuk tetap tenang, supaya tidak terjadi gesekan atau bentrokan di kemudian hari, " ungkapnya 

Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Urai Juliansyah menyebutkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait peristiwa yang terjadi di Rasau Jaya yang  sempat heboh beberapa hari lalu. 

" Laporannya adalah perusakan atribut, berupa bendera Parpol, " ujarnya.

Kaerena sudah dilaporkan secara resmi ke pihak Bawaslu, maka proses selanjutnya Bawaslu akan mendalami kasus tersebut. 

" Kami akan bahas di pleno dulu, nanti akan tahu setelah pleno itu dugaan pelanggaran apa didalamnya. Apakah pelanggaran Pidana pemilu, pelanggaran administrasi atau kode etik, " katanya. (nak/jek)