Istiqosah Qubro Muslimat NU Kalbar

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 87

Istiqosah Qubro Muslimat NU Kalbar
RIBUAN MUSLIMAT - Kegiatan Istiqosah Qubro yang dihadiri ribuan muslimat NU dan dihadiri Yenny Wahid di Qubu Resort, Minggu (17/3)
KUBU RAYA, SP - Pengurus Besar Muslimat NU, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang akrab disapa Yenny Wahid hadir dalam Istiqosah Qubro Muslimat NU Kalimantan Barat, yang berlangsung di Qubu Resort Kabupaten Kubu Raya, Minggu (17/3).

Ribuan  warga dari kalangan muslimat NU hadir dengan ciri khas yang hampir seragam dengan mengenakan busana berwarna hija,  mereka tampak antusias mendengar yang disampaikan oleh putri mantan Presiden Indonesia,  Abdul Rahman Wahid atau sering disebut Gusdur. 

Yenny Wahid mengatakan saat ini masyarakat sangat gampang tepecah belah hanya karena mendapatkan informasi yang tidak benar atau berita hoaks. Oleh karena itu, ia berpesan agar masyarakat selalu menjaga persatuan. Terlebih, menjelang Pilpres saat ini banyak bertebaran pesan-pesan kebencian dan permusuhan yang dengan sengaja diciptakan untuk memecah belah anak bangsa. 

"Semua harus saling menjaga agar kita sebagai bangsa ini tidak terpecah belah, " pintanya 

Yenny berharap masyarakat khususnya muslimat NU dan warga NU secara keseluruhan untuk mewaspadai betul penyebaran berita bohong atau hoaks. Menurutnya hoaks memang nikmat untuk disebarkan oleh orang-orang yang dengan sengaja atau orang-orang yang tidak mengerti suatu kebenaran informasi sehingga akhirnya hoaks dianggap sangat merusak bangsa. 

"Kalau hoaks sifatnya hanya untuk ajang Pilpres,  maka efeknya tidak hanya pada Pilpres tapi bisa melampaui itu dan bisa merusak semua masyarakat, menimbulkan sekat-sekat, menimbulkan perpecahan bahkan konflik," kata Yenny 

Yenny berharap masyarakat Kalimantan Barat betul-betul menghindari informasi hoaks. Dirinya juga menaruh keyakinan bahwa masyarakatnya Kalimantan Barat adalah orang orang yang punya kedewasaan sikap. 

"Bisa menyaring informasi yang masuk, tidak terjebak pada hoaks dan pasti punya komitmen yang luar biasa agar negara kita ini tetap rukun, aman dan makmur, " tandasnya 

Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo yang turut mendampingi Yenny Wahid pada kesempatan tersebut menilai, yang disampaikan oleh perempuan aktivis islam sekaligus keturunan langsung pendiri NU itu sangat luar biasa. 

"Pesan-pesan dari mbak Yenny Wahid cukup luar biasa, mengajak suatu perdamaian, menangkis hoaks, hidup rukun demi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara," kata Sujiwo. Menurutnya, bangsa Indonesia perlu sebanyak mungkin figur-figur seperti Yenny Wahid serta beberapa tokoh nasional lainnya yang selalu menyampaikan pesan kebangsaan demi menjaga persatuan dan kesatuan. 

"Tokoh-tokoh seperti mbak Yenny inilah yang terus menyemangatkan kita  tentang pentingnya persatuan dan kesatuan diatas keberagamaan dan perbedaan di masyarakat," imbuhnya. 

Memberikan Pemahaman kepada Muslimat NU

Ketua NU Kalbar, Hildi Hamid menegaskan dalam acara istiqomah qubro tersebut memang sengaja didatangkan Yenny Wahid khusus untuk memberikan pemahaman kepada muslimat NU tentang benar salah informasi yang menyudutkan NU pasca mendukung pasangan presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Selama ini kata Hildi, banyak informasi atau berita bohong yang terkesan menyudutkan NU, sehingga membuat perpecahan bahkan di tubuh NU sendiri, khususnya pada tataran bawah terjadi silang pendapat akibatnya masifnya informasi-informasi bohong yang dengan sengaja diciptakan untuk menimbulkan kegaduhan warga NU. 

"Melalui Yenny Wahid ini sebenarnya ingin menjelaskan kepada masyarakat khususnya di Kalimantan Barat ini terhadap bagaimana sikap NU mendukung kyai Ma'ruf Amin. Kita berharap terbuka hati ibu-ibu yang sering melihat dari media sosial yang tidak disaring langsung menyalahkan pemerintah, ini yang harus kita sadarkan," terang Hildi. (nak/jek)