Dinas Pertanian Siap Dukung Pengembangan Beras Lokal

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 98

Dinas Pertanian Siap Dukung Pengembangan Beras Lokal
ilustrasi
KUBU RAYA, SP - Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya, Gandhi Satyagraha menyatakan, pihaknya siap untuk mendukung semua progam Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Periode 2019-2024, termasuk untuk menghidupkan kembali produksi beras lokal Kubu Raya.

Menurut Gandhi, wacana bupati ini tentu menjadi hal yang sangat positif bagi petani. Poktan dan Gapoktan akan lebih bergairah karena sudah ada penyaluran  yang dapat di manfaatkan dan disiapkan untuk peningkatan produksi sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat petani.

"Berkaitan dengan persiapan areal kita akan petakan secara menyeluruh di sembilan kecamatan. Daerah mana saja yang menjadi pusat pengembangan dan pusat-pusat produksi. Sehingga, kita bisa menghitung seberapa besar produksi yang bisa kita hasilkan dan pada akhirnya kita bisa mengkalkulasikan seberapa besar yang dapat kita pasarkan nantinya," jelas Gandhi ditemui belum lama ini

Ia mengatakan, berkaitan dengan pemasaran, nanti diintegrasikan  dengan Dinas Koperasi dan P0erdagangan. 

"Ini merupakan intansi terkait yang dapat mendukung secara langsung terhadap kebutuhan-kebutuhan bagi peningkatan progam yang diluncurkan oleh bupati," katanya. 

Berdasarkan data yang sudah dihimpun pihaknya, sebanyak 1.250 Poktan, dengan jumlah anggota berkisar antara 20-25 orang per kelompok. Selain itu berdasar inventarisasi yang dilakukan saat ini ada sekitar 29.000 hektare lahan pertanian yang siap dikembangkan. 

"Ini bisa kita hitung berapa besar potensi kekuatan ekonomi daerah yang bisa kita gerakan seandainya ini dapat berproduksi dengan baik," terangnya. 

Sektor-sektor produktif inilah yang nantinya,  akan didorong oleh bupati. Tentunya dengan didukung dari sisi pembiayaan. 

"Dengan demikian tentu ini menjadi harapan kita semua karena kekuatan pembiayaan ini tidak hanya dari APBD saja tapi juga dari APBD Provinsi dan APBN. Pak bupati tentu akan melihat sumber-sumber pendanaan pembangunan ini, tentu kita akan melibatkan kekuatan penganggaran dari provinsi maupun APBN," katanya. (nak/jek)