Petinju Asal Kubu Raya Peraih Sabuk WBC Asia Tak Mendapatkan Perhatian

Kubu Raya

Editor Jaka Iswara Dibaca : 1333

Petinju Asal Kubu Raya Peraih Sabuk WBC Asia Tak Mendapatkan Perhatian
AUDIENSI - Tiga orang atlet tinju asal Kubu Raya, ketika beraudiensi dengan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Rabu (20/3)
KUBU RAYA, SP - Tiga orang atlet tinju asal Kubu Raya mendatangi kantor Bupati Kubu Raya dan beraudiensi dengan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo terkait prestasi-prestasi yang telah mereka raih, namun tidak mendapatkan perhatian. Bahkan satu dari tiga atlet itu elah meraih juara tinju tingkat Asia, yakni Ari Agustian (23), Rabu (20/3).

 Ari Agustian mengungkapkan, ia mengatakan tujuannya menemui Wakil Bupati Kubu Raya agar ke depannya, pemerintah khususnya Pemkab Kubu Raya lebih memperhatikan atlet-atlet Kubu Raya terutama yang telah meraih berbagai prestasi.

"Kami sangat berharap olahraga di Kubu Raya benar-benar diperhatikan oleh pemerintah," ujar Ari Agustian. Ari mengatakan, hingga saat ini sudah cukup banyak prestasi yang ia raih, sejak menjadi petinju amatir hingga menjadi petinju profesional.

"Waktu di amatir, saya menjadi juara nasioanal terus selama empat tahun, sedangkan di profesioanal saya baru tujuh kali bertanding, tujuh kali menang KO dan belum pernah kalah.Dan saya berhasil meraih sabuk WBC (Word Boxing Champion) Asia " ujar Ari yang merupakan warga Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

 Ari menjelaskan, sebelum meraih juara WBC pada Juli 2018 di China, ia berangkat berangkat bertanding bersama dua rekannya yang lain tanpa di dampingi oleh siapapun demi mengibarkan bendera merah putih di China.

 "Saat itu saya hanya berpikir, saya harus menang dan harus mengibarkan bendera merah putih di negeri China, saya tidak mau saya dan negara saya dipermalukan," ujarnya.

 Sayangnya, meski telah berhasil meraih sabuk WBC tingkat Asia, setelah iu tidak ada penghargaan dan perhatian yang diberikan kepadanya, baik dari Pemerintah Indonesia, Provinsi Kalbar, hingga perhatian dari Pemkab Kubu Raya.

"Sejak saya menjadi petinju profesional hingga saat ini saya belum pernah mendapatkan perhatian sama sekali dari pihak manapun. Untuk itu saya sangat berharap kedepannya pemerintah lebih memperhatikan atlet," ujarnya.

Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap atlet tentunya akan memberikan semangat dan motivasi bagi atlet untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.

 Ia menambahkan, pada tanggal 6 April 2019 mendatang ia akan mewakili Indonesia kembali pada kejuaraan internasioanal di Jakarta melawan petinju dari Thailand. (jek)