Senin, 23 September 2019


Muda Minta Sektor Properti Kurangi Angka Pengangguran

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 107
Muda Minta Sektor Properti Kurangi Angka Pengangguran

SAMBUTAN - Muda saat menyampaikan sambutan pada penutupan Rakerda DPD Realestat Indonesia (REI) Kalbar, di Qubu Resort, Sabtu (30/3) lalu.

 Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan meminta sektor pengembang perumahan (properti) bisa membantu mengatasi persoalan pengangguran yang ada di Kabupaten Kubu Raya. 

Saat ini Kabupaten Kubu Raya menjadi wilayah yang ideal bagi para pengembang untuk membangun perumahan baik rumah subsidi maupun yang non subsidi. Kondisi ini menurut Muda dikarenakan wilayah Kabupaten Kubu Raya yang hampir mengepung keseluruhan wilayah kota Pontianak. 

"Mudah-mudahan sektor properti ini kreatif. Jangan hanya membangun setelah selesai udah orang yang dulunya kerja jadi tak kerja lagi. Kalau bisa  sambil membangun pemukiman tapi juga mungkin ada hal-hal yang bisa tetap berkelanjutan untuk dikerjakan di sekitar area itu sehingga orang yang kerja itu tidak putus," pinta Muda dihadapan seluruh anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) saat menutup kegiatan Rakerda DPD REI Kalbar, di Qubu Resort, Sabtu (30/3).

Muda berharap agar kedepan baik Pemkab Kubu Raya maupun pihak DPD REI Kalbar bisa memikirkan untuk bagaimana membangun sistem kerja yang berkelanjutan di sektor pengembangan perumahan ini. Sehingga antara pemerintah dengan sektor properti bisa terus berputar dan tidak berhenti begitu usai membangun. 

"Apalagi dalam situasi sekarang dimana banyak komoditi yang turun harganya dan juga ekonomi dan sedikit melemah tentu kehadiran sektor properti ini menjadi seuntikan yang bisa menopang  karena multi efeknya ada," kata Muda. 

Namun demikian lanjut Muda dirinya juga  konsisten pada progam tata ruangan yang seimbang. Sehingga bagaimana pun dalam membagun menurut Muda harus bijaksana. 

"Misalnya untuk urusan kawasan pertanian, saya termasuk yang militan soal pertanian. Waktu saya menjabat Bupati periode pertama, pengusaha sawit di kubu raya kita kasi izin asal satu syaratnya jangan sampai ganggu kalau ada sawah disitu, itu syarat saya dulu," tegasnya.

Jika sampai menganggu kawasan pertanian Muda mengaku dirinya mengancam untuk tidak memberikan izin. Muda mengatakan bahwa membangun sawah itu tidak mudah serta  butuh waktu yang panjang. (nana arianto/jek)