Pemkab Realisasikan Layanan Kesehatan Gratis

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 60

Pemkab Realisasikan Layanan Kesehatan Gratis
MEMBERI ARAHAN - Muda Mahendrawan saat memberikan arahan pada kegiatan Implementasi Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Kubu Raya yang Belum Terdaftar pada Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Daerah, d
KUBUN RAYA, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meluncurkan program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kubu Raya yang belum terlindungi jaminan kesehatan nasional dan daerah. 

Program ini berlaku mulai 1 april 2019 di tempat-tempat pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Pustu, dan Polindes atau Poskesdes serta Puskesmas keliling. 

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, program tersebut bertujuan meningkatkan dan menjamin akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar serta meringankan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat Kubu Raya. Pemkab Kubu Raya mendeteksi sedini mungkin masyarakat yang berisiko dengan masalah kesehatan yang akan diberikan perlindungan finansial yang dibiayai dari anggaran APBD Kabupaten Kubu Raya.

“Nantinya ini secara bertahap akan diintegrasikan dengan Jaminan Kesehatan Nasional dan Daerah,” kata Muda Mahendrawan saat memberikan arahan pada kegiatan Implementasi Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Kubu Raya yang Belum Terdaftar pada Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Daerah, di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (1/4).

Muda mengungkapkan, hingga tahun 2018, masih terdapat kasus kematian ibu sebanyak 14 kasus dan kematian neonatal sebanyak 38 kasus. Hal tersebut jauh dari target SDGs. Sementara itu juga masih banyak ditemui anak balita yang pendek (stunting) dan berbagai masalah gizi lainnya. 

Di bidang pengendalian penyakit, kata Muda, Pemerintah Daerah juga dihadapkan pada beban ganda yaitu penyakit menular seperti AIDS dan tuberkulosis yang cukup tinggi prevalensinya dan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kanker, dan gangguan jiwa. 

“Menyadari problem tersebut, pemerintah daerah melakukan upaya melalui Peraturan Bupati Nomor 8 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang Belum Terdaftar pada Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Daerah,” ujarnya.

Muda berharap, melalui penerbitan Perbup tersebut, angka kematian ibu dan angka kematian neonatal dapat diturunkan. Begitu juga prevalensi balita pendek dan sekaligus penanggulangan penyakit menular serta penyakit-penyakit tidak menular. Mewujudkan hal tersebut ia menyatakan perlunya solusi dan resolusi nyata melalui tindakan sinergis dan integrasi program-program nasional.

“Program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan perlu terus ditingkatkan secara nyata dan berkualitas guna mewujudkan masyarakat Kubu Raya yang sehat, berkualitas, dan bahagia,” tegasnya.

Memastikan program berjalan lancar, maka ia mengajak semua insan kesehatan baik di Dinas Kesehatan dan puskesmas serta jaringannya untuk mengawal dan melaksanakan kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas, Pustu, Polindes ataun Poskesdes, dan Puskesmas keliling. 

“Berikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat dan terus berupaya menyadarkan masyarakat agar mandiri dalam aspek kesehatan,” ajaknya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Marijan mengatakan, derajat kesehatan masyarakat yang tinggi merupakan investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Pembangunan kesehatan, menurutnya, bukan semata tugas pemerintah melainkan tanggung jawab bersama semua komponen bangsa baik di pusat maupun daerah. 

“Program ini selaras dengan misi kedua Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2019-2024, yaitu meningkatkan infrastruktur serta pelayanan pendidikan dan kesehatan untuk peningkatan dan perbaikan kualitas hidup,” katanya. (jek)

Harus Prioritaskan Wilayah Paling Jauh 

Kepala Desa Tanjung Harapan, Kecamatan batu Ampar, Juheran menyambut baik pelayanan kesehatan gratis yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui penerbitan Perbup Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Kubu Raya yang Belum Terdaftar pada Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Daerah.

“Program ini sangat baik sekali, jika memang program ini berjalan dengan lancar, maka seluruh pelosok desa akan terjangkau pelayanan kesehatan,” kata Juheran.

Menurut Juheran, agar program ini berjalan dengan lancar, maka Dinas Kesehatan juga perlu mendata dan memetakan wilayah, untuk memprioritaskan wilayah desa yang paling jauh. 

“Jangan sampai pelayanan kesehatan gratis namun obatnya tidak ada. Maka dari itu, penuhi dulu kebutuhan sebelum memberikan pelayanan,” kata Juheran.

Selain itu, perlu ada sinkronisasi antara Puskesmas dengan Pemerintahan Desa, karena selama ini banyak informasi yang kurang jelas berkaitan bantuan kesehatan untuk di desa. (jek)