Bantuan Operasional Sekolah Daerah Diluncurkan

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 61

Bantuan Operasional Sekolah Daerah Diluncurkan
SOSIALISASI – Pemkab Kubu Raya menggelar Sosialisasi Bos dan Bosda Kubu Raya di Qubu Resort, Sungai Raya, Selasa (9/4). Sosialisasi itu dihadiri 522 peserta.
PONTIANAK, SP - Setelah lima tahun tidak diterapkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali melaksanakan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).Bosda diharapkan meringankan beban orangtua murid dalam memenuhi kebutuhan sekolah.

Bosda digulirkan di bawah pemerintahan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan wakilnya, Sujiwo. 

"Di bawah kepemimpinan saya dan Wakil Bupati, Pak Sujiwo, kami kembali mencanangkan program ini," ungkap Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, saat membuka kegiatan Sosialisasi Bos dan Bosda di Qubu Resort, Sungai Raya, Selasa (9/4).

Muda mengatakan, pertama kali Bosda diluncurkan pada masa pemerintahannya di Kubu Raya 2010 lalu. Saat itu, APBD Kubu Raya baru Rp600 Miliar lebih. Tujuan Bosda untuk membantu masyarakat yakni meringankan beban biaya sekolah.

Dikatakan, pemerintah memang telah menggratiskan sekolah untuk tingkat SD sampai SMP, bahkan Pemprov Kalbar juga sudah menggratiskan biaya untuk tingkat SMA. Namun, di sisi lain ada hal yang juga menjadi beban bagi masyarakat seperti pengadaan pakaian seragam untuk anak-anak mereka, pembelian alat tulis dan sebagainya yang masih harus ditanggung oleh orangtua. 

Bagi sebagian masyarakat mampu, membeli seragam sekolah tidak menjadi masalah. Namun, kenyataannya banyak orang tua yang merasa berat untuk membeli seragam anaknya.

"Bayangkan saja, jika dalam satu keluarga ada tiga orang anak yang masih sekolah dan saat ajaran baru tiga anak ini harus memiliki seragam, jelas ini akan menjadi beban. Maka, pola Bosda kali ini akan kita laksanakan dengan pola baru yang lebih terstruktur, sehingga meringankan masyarakat," jelas Muda. 

Melalui Bosda, kata Muda, juga bisa digunakan untuk meningkatkan kreatifitas siswa seperti pengadaan alat drum band, sarana olahraga lainnya sehingga anak-anak  memiliki waktu yang berkualitas di sekolah dan bisa lebih kreatif.

"Ini tentu menjadi tujuan utama kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kubu Raya, demikian dengan SDM yang ada di dalamnya," kata Muda.

Dengan adanya sosialisasi ini, Muda meminta kepada pihak sekolah agar bisa memanfaatkan dana Bos dan Bosda yang ada dengan baik, untuk meningkatkan kualitas sekolah serta kreativitas siswa. (jek/bah)