Danlanud Supadio Berharap Letkol Pnb IGN Adi Brata Tingkatkan Profesional Skadron Udara 1 Elang Khatulistiwa

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 64

Danlanud Supadio Berharap Letkol Pnb IGN Adi Brata Tingkatkan Profesional Skadron Udara 1 Elang Khatulistiwa
Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus menyaksikan penandatanganan fakta integritas yang dilakukan oleh Danskadron Udara 1, Letkol Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata saat Sertijab Danskadron Udara 1 di Main Apron Lanud Supadio, Senin (15/4).
KUBU RAYA, SP – Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus berharap, Komandan Skadron Udara 1 (Danskadron 1), Letkol Pnb I Gusti Ngurah Adi Brata, bisa meningkatkan karya dan profesionalitas personel.

Harapan ini disampaikan oleh Danlanud, tatkala memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danskadron I di Main Apron Lanud Supadio, Senin (15/4). Hadir pada kesempatan tersebut, Danwing 7, Kolonel Pnb Radar Soeharsono, para Kadis, para Dansat, para Kasi, Ketua PIA Ardya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio, dan para undangan.

Adapun Sertijab Danskadron Udara1, dari Letkol Pnb Supriyanto “Biever”, kepada penggantinya, Letkol Pnb I Gusti Ngurah “Greyhound” Adi Barat.

“Jabatan Danskadron Udara 1 sangat strategis, baik bagi Lanud Supadio maupun TNI AU. Untuk itu, Danskadron harus mampu menjadikan satuan sebagai tempat meningkatkan profesioalitas personel,” ujar Danlanud. 

Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio, mengawaki Pesawat Tempur Hawk 100/200. Skadron ini ditempatkan di Pontianak, karena wilayah ini dinilai sangat strategis. Menurut Danlanud, tugas Danskadron sangat berat, karena peranannya pun sangat penting dalam melaksanaan tugas pokok TNI AU secara umum. 

"Kita tahu bahwa Kalbar ini sangat strategis. Di utara kita berhadapan Laut Cina Selatan. Kemudaian ada ALKI I, ada perbatasan darat dengan negara Malaysia, dan merupakan corong utara," ungkapnya. 

Karena itu, peran Skadron Udara 1, sangat dibutuhkan untuk mengcover pengamanan wilayah perbatasan, sekaligus  memback-up pertahanan udara. Oleh karenanya, Skadron Udara 1 menyiapkan suatu fligth yang standbye 24 jam untuk mengawasai wilayah udara Kalimantan secara spesifik. 

“Hal ini dilakukan untuk memastikan wilayah udara kita aman, sehingga warga pun tenang. Masyarakat Kalbar dan Kalimantan, dapat mempercayakan pengamanan udara kepada Skadron Udara 1," papar Marsma TNI Palito.

Danlanud menjelaskan bahwa pejabat lama, Letkol Pnb Supriyanto, akan menempati jabatan baru yang lebih tinggi, yaitu sebagai Komandan Skadron Taruna Tingkat 2 Wing Taruna (Danskater) di Akademi Angkatan Udara (AAU). Sementara Danskadron yang baru, merupakan penerbang yang cukup lama mengawaki Pesawat Tempur Hawk 100/200 di Skadron Udara 1 Elang Khatulistiwa.

"Sehingga, saya berkeyakinan pejabat baru, bisa melaksanakan tugas dengan baik. Untuk terus meningkatkan profesionalitas, loyalitas, dan inovatif,” tutur Danlanud.

Marsma TNI Palito menjelaskan, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dan sangat penting dalam rangka penyegaran organisasi. Rotasi jabatan kata dia tidak hanya bertujuan untuk pembinaan karir. Tetapi sekaligus untuk melanjutkan regenerasi estafet kepemimpinan. 

"Saya berharap kepada pejabat yang baru ini, bisa melanjutkan apa yang sudah digariskan Danskadron Udara 1 yang lama, dan meningkatkan kinerja dan dinamika organisasi, sehingga tugas-tugasnya berjalan dengan baik," pungkasnya. (mul)