Sujiwo: THR Bakal Cair Pekan Depan

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 2477

Sujiwo: THR Bakal Cair Pekan Depan
Foto ilustrasi THR
KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan Pemerintah Kubu Raya akan mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) pekan depan.

"Pekan depan akan mulai ditransfer ke rekening masing-masing ASN untuk THR PNS," ujar Sujiwo, baru-baru ini.

Sujiwo juga mengatakan, untuk kenaikan gaji PNS sebesar 5%, sudah dibayarkan. Sedangkan mengenai gaji bulan Mei yang mana tanggal pencairannya jatuh pada hari libur, pihaknya telah membangun kerja sama dan kesepakatan dengan Bank Kalbar agar tetap dapat ditransfer tepat waktu.

Sujiwo menegaskan untuk anggaran THR PNS Kubu Raya sudah dianggarkan dan siap disalurkan ke masing-masing ASN. 

Adapun besaran THR yang akan diterima ASN adalah sebesar gaji satu bulan. Jika ASN menerima gaji setiap bulannya Rp 2 juta, maka akan mendapatkan THR Rp 2 juta utuh tanpa potongan BPJS. 

"Jadi, untuk THR ASN itu anggarannya sudah siap. Tinggal pencairan saja dengan besaran yang diterima sebagai THR adalah sebesar gaji satu bulan utuh, tanpa potongan Bank dan BPJS," terang Sujiwo.

Sujiwo mengatakan berkaitan dengan gaji 13 ASN  Kubu Raya, pencairannya akan dilaksanakan di bulan Juni untuk menyambut tahun ajaran baru. 

"Jadi, berkaitan dengan gaji 13 ASN, khususnya di Kubu Raya, pencairannya akan kita lakukan setelah lebaran atau di bulan Juni bertepatan dengan masuknya tahun ajaran baru," terang Sujiwo.

Sujiwo mengatakan, gaji 13 disalurkan dalam rangka juga untuk meringankan beban ASN dalam menyambut tahun ajaran baru. Untuk itu pencairannya dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri. 

Sujiwo mengatakan hingga saat ini, memasuki triwulan ke dua tahun anggaran 2019 penyerapan anggaran masih sangat rendah. Untuk itu dirinya meminta kepada ASN Kubu Raya agar segera melakukan langkah-langkah evaluasi berkaitan dengan kendala-kendala yang dihadapi sehingga masih rendahnya penyerapan anggaran hingga saat ini. 

"Memang kita akui hingga saat ini penyerapan anggaran kita masih sangat rendah. Dan kita akan terus lakukan langkah-langkah dan inovasi guna mempercepat penyerapan anggaran di Kubu Raya, baik kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik," ujar Sujiwo.

Sujiwo mengatakan, ada beberapa faktor penyebab masih rendahnya penyerapan anggaran hingga saat ini. Di antaranya adalah adanya transisi kepemimpinan di Kubu Raya. Kemudian penyesuaian dengan berbagai regulasi dengan pemerintah pusat dan kebijakan-kebijakan anggaran dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sujiwo meminta OPD untuk segera melakukan terobosan dan langkah-langkah solutif guna mendorong percepatan penyerapan anggaran. Dikatakan Sujiwo, idealnya penyerapan anggaran di triwulan dua semestinya sudah di angka 20 persen. Sementara di Kubu Raya baru mencapai angka 5,1 persen.

"Untuk itu, saya instruksikan OPD untuk lakukan terobosan dan proaktif," pinta Sujiwo. 

Sujiwo mengatakan, tidak sehat untuk sebuah sistem pemerintahan jika terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun atau di akhir triwulan empat. 

"Untuk itu, kita akan terus upayakan semaksimal mungkin memasuki triwulan tiga nanti dapat lebih maksimal penyerapan kita," ujar Sujiwo.

Sujiwo meminta ASN untuk terus meningkatkan kinerja lebih baik. Hal itu ditegaskan oleh Sujiwo seiring dengan semakin baiknya tingkat kesejahteraan ASN dengan kenaikan gaji 5% di tahun 2019. 

"Kinerja ASN, harapan kita akan terus mengalami peningkatan. Semakin hari harus semakin baik, semakin meningkat dan semakin berkualitas. Karena kita memberikan pelayanan kepada masyarakat," terang Sujiwo.

Sujiwo berharap, ASN Kubu Raya terus dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat Kubu Raya. (jek/bah)