Senin, 23 September 2019


Bangun Dabong Pariwisata Mangrove

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 115
Bangun Dabong Pariwisata Mangrove

MANGROVE – Para wisatawan menikmati pemandangan tanaman mangrove di sebuah daerah. Di Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, tanaman mangrove juga menyimpan ekowisata.

KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan akan membangun sektor pariwisata yang berbasis tanaman mangrove yang ada di Desa Dabong, Kecamatan Kubu dan sekitarnya.

"Kita akan menjadikan Dabong sebagai daerah pariwisata mengingat potensi mangrove yang sangat bagus di daerah ini yang saya yakin dapat menarik perhatian wisatawan. Ini adalah potensi yang bisa dikembangkan," kata Muda saat melakukan kunjungan kerja di Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Rabu (22/5).

Dia menegaskan, potensi mangrove Kabupaten Kubu Raya mendapat predikat terbaik di dunia.

Muda mengatakan, jika dijelajahi, wisatawan akan mendapatkan dan menikmati keindahan alam mangrove Kubu Raya yang memanjakan mata dan memberi suasana yang menenangkan bagi pengunjung.

Di sana hidup puluhan ribu habitat laut yang diam di akar-akar mangrove, serta hutan mangrove Kubu Raya memiliki keindahan sunset view yang sangat Indah.

Untuk itu, Muda meminta semua unsur ikut serta menjaga dan memelihara keindahan alam hutan mangrove Kubu Raya, sebagai kekayaan ekowisata yang memiliki daya tarik yang indah dan terbaik di dunia.

"Saya minta agar semua kita ikut menjaga dan memelihara keindahan alam hutan mangrove Kubu Raya sebagai kekayaan kita. Hutan mangrove kita ternyata yang terbaik di dunia dan ini kita harus jaga bersama-sama," tuturnya.

Dia optimis, jika kawasan mangrove di Kubu dan sekitarnya dikembangkan menjadi pariwisata daerah, tentu akan semakin mempercepat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. Mangrove ini yang tidak dimiliki daerah lainnya.

Nantinya, lanjut dia, jika sudah dikembangkan, wisatawan juga dapat memanfaatkan sampan-sampan motor warga jika ingin masuk mengitari hutan-hutan mangrove Kubu Raya yang tentu saja masyarakat di sekitar lebih mengetahui dan memahami seluk beluk keberadaan hutan mangrove yang asri.

"Saya minta kepada seluruh masyarakat di sekitar hutan mangrove Kubu Raya, khususnya masyarakat Kubu, agar membantu dan memfasilitasi wisatawan yang berkunjung ke Perairan Kubu untuk menikmati keindahan alam hutan mangrove kita," katanya. (ant/bah)

Dongkrak Ekonomi Warga

Mahasiswa IAIN Pontianak, Ahmad Zaini berharap pemerintah daerah membuat desain bagus untuk menjadikan Desa Dabong sebagai kawasan pariwisata berbasis mangrove. 

“Alam sudah menyediakan itu. Tinggal pemerintah daerah mengemasnya dengan baik untuk menarik wisatawan dating,” katanya. 
Terpenting, geliat ekonomi masyarakat setempat akan muncul. Hal itu akan meningkakan derajat kualitas ekonomi masyarakat. 
“Tentu akan dapat mendongkrak penghasilan warga dan membuka lapangan kerja baru,” katanya. (bah)