Senin, 09 Desember 2019


Cek Pembangunan dan Kebutuhan Prioritas Warga

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 102
Cek Pembangunan dan Kebutuhan Prioritas Warga

Ilustrasi

Melalui kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir ini, memberikan kenangan tersendiri bagi Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, terhadap kampung-kampung yang menjadi tujuan pada kegiatan itu. 

Kondisi ini dikarenakan hampir rata-rata daerah atau desa yang dikunjungi Muda dalam perjalanan Safari Ramadannya selama enam kali ini merupakan desa yang terjauh dan terluar yang dimiliki masing-masing kecamatan di kabupaten ini. 

Dimulai dari Desa Pematang 7 Kecamatan Rasau Jaya, Senin (13/5), Desa Teluk Empening Kecamatan Terentang, Selesa (14/5), Desa Maga Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Rabu (15/5), Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai, Kamis (16/5), Desa Sungai Enau Kecamatan Kuala Mandor B, Jum’at (17/5), Desa Tanjung Harapan Kecamatan Batu Ampar, Senin (20/5) dan pada Selasa, (21/5) giliran Desa Dabong Kecamatan Kubu yang menjadi tujuan Bupati Muda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam Safari Ramadannya yang ke-7.

Muda mengaku memiliki banyak kenangan dengan kampung-kampung, antusiasme dan semangat masyarakat, khususnya di Desa Dabong luar biasa.

“Alhamdulillah, semua pembangunan yang berjalan saat ini sudah mulai berproses dengan berjalannya waktu, karena semua ini tercipta dengan adanya hubungan yang terus terbina dengan baik dan menghasilkan proses pembangunan yang saat ini sudah mulai dirasakan masyarakat”, ungkap Muda saat menghadiri Safari Ramadan di Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Selasa (21/5).

Muda menambahkan, kenangan dirasakan saat ini, mulai dari adanya kebersamaan dengan masyarakat saat merintis dan membuka aliran listrik di Desa Dabong ini. Mengingat, sebelum Kabupaten Kubu Raya dimekarkan dari Kabupaten Mempawah pada 17 Juli 2007 lalu, Desa Dabong ini masih gelap dan belum ada aliran listrik dari PLN yang masuk.

“Kita merintis Kubu Raya ini, tentu kampung kita di Dabong ini termasuk yang kita perjuangkan. Kubu Raya kan di bentuk 12 tahun lalu, bapak dan ibu masih ingat tidak?” katanya. 

“Alhamdulillah, kita bangga Kecamatan Kubu ini namanya tetap menjadi sejarah Kubu Raya, makanya saya beri nama Kabupaten Kubu Raya. Saya memberikan nama ini ketika rapat dengan kesepakatan seluruh desa dan kecamatan serta teman-teman di DPRD juga” jelasnya. 

Menurut Muda, pada zaman dulu, daerah terluar ini yang menjadi daerah maritim yang dikenal dengan keindahan laut dan panorama alamnya. Semua ini tentunya merupakan bagian dari sejarah terbentuknya kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Barat ini.

“Saya bersyukur bisa kembali memimpin Kubu Raya karena dengan sejarah Kabupaten ini tidak terasa sudah 12 tahun berdiri sejak tahun 2007 lalu. Alhamdulillah, saya dipercaya kembali pada 17 Februari lalu”, pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kubu Raya, Rosalina Muda Mahendrawan meminta kepada semua orang tua, agar mampu menjaga dan mendidik anak-anaknya agar bisa menjadi penerus perjuangan bagi daerah ini.

“Saya berpesan kepada semua orang tua yang ada di Desa Dabong ini, mari kita jaga dan didik anak kita sebaik mungkin agar kedepannya anak-anak kita bisa menjadi tonggak estafet pembangunan di daerah kita ini,” ungkap Rosalina.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya ini juga menanyakan eksistensi kebaradaan PAUD di Desa Dabong ini dalam mendidik anak-anak sebelum masuk Taman Kanak-kanak (TK) atau Sekolah Dasar (SD).

“Harapan saya kepada guru-guru PAUD yang ada di desa ini, agar lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuannya bagi anak-anak kita. Karena dengan adanya PAUD ini memberikan pengetahuan dan pemahaman awal bagi anak-anak kita sebelum mereka dimasukan ke TK atau mungkin ada orang tua yang ingin langsung menyekolahkannya ke SD”, katanya. 

Sebelum digelarnya buku puasa bersama, kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Muttaqin Desa Dabong ini juga di isi ceramah Hikmah Ramadan yang disampaikan Ustaz Nasution, dan pemberian 75 paket ramadan yang diberikan kepada warga sekitar. (jaka iswara/bah)