Aktivitas Perusahaan Bikin Jalan Mirip Bubur

Kubu Raya

Editor elgiants Dibaca : 107

Aktivitas Perusahaan Bikin Jalan Mirip Bubur
RUSAK - Kondisi jalan Dusun Rees, Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kubu Raya rusak parah akibat aktivitas perusahaan pengolahan minyak sawit. Warga meminta perusahaan dan pemerintah daeah merespons kondisi itu. Ist
KUBU RAYA, SP - Warga Dusun Rees, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya kembali mengeluhkan akses jalan kampung yang sering rusak parah. Aktivitas warga sering terhambat karena kondisi jalan yang memprihatikan itu.

Keluhan sebagian warga atas rusaknya akses jalan kampung ini akibat aktivitas sebuah perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit (CPO), PT Graha Agro Nusantara yang berada di desa mereka. Berdasarkan keterangan warga, perusahaan menggunakan jalan kampung untuk aktivitas perusahaan.

“Kondisi jalan sangat rusak, warga pun susah untuk lewat,” ucap Kimlai, warga setempat saat diwawancarai, Selasa, (18/6).

Dirinya mengatakan ada lima titik jalan kampung yang memiliki kondisi serupa. Ia menyampaikan satu-satunya akses jalan warga desa ini sudah sering kali mengalami kondisi yang serupa, namun selama ini pihak pemerintah setempat juga dinilai tidak melakukan hal yang berarti.

Kimlai menyampaikan warga sudah resah dengan kondisi jalan yang masih dipakai untuk operasional perusahaan pabrik pengolahan sawit CPO itu. Kondisi jalan saat ini sudah parah ditambah adanya genangan air mengalir dari hujan yang turun menerus beberapa hari ini.

"Pihak perusahaan tidak mau menangapi keluhan warga Dusun Rees agar mobil bermuatan dihentikan dulu sampai jalan diperbaiki. Saat ini kondisi jalan sudah seperti bubur belum lagi lubang yang cukup dalam, sehingga membuat aktivitas warga yang hendak melewati jalan jadi terhambat," katanya.

Dikatakan bahwa keluhan sudah disampaikan ke pihak perusahaan, tetapi perusahaan tidak merespons. Warga pun hendak melakukan penutupan jalan untuk kendaraan muatan. 

Diungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak saat ini masih dilewati oleh kendaraan proyek perusahaan kurang lebih dua puluh kendaraan yang membawa buah sawit ke dalam pabrik pengolahan minyak CPO.

"Saya berharap pihak perusahaan mau melakukan perbaikan segera dan apabila tidak, maka jalan akan kami tutup sampai jalan diperbaiki," ucapnya.

Dengan kondisi jalan yang tidak bisa dilalui mobil, Kimlai yang sehari-hari bekerja sebagai peternak ayam harus mengeluarkan biaya lebih tinggi untuk biaya transportasi. Ia berharap ada perbaikan. (din/bah)

Tunggu Respons Pemda

Mahasiswa IAIN Pontianak asal Kubu Raya, Marzuki meminta pemerintah daerah menanggapi keluhan warga Dusun Rees terhadap rusaknya jalan karena aktivitas perusahaan pengolahan minyak sawit itu. 

“Jangan cuma diam saja. Keberadaan pemerintah daerah itu untuk membantu rakyat yang terganggu aktivitasnya akibat perusahaan itu,” katanya. 

Marzuki berharap pemerintah daerah mendatangi perusahaan itu untuk diminta pertanggungjawabannya yang membuat jalan dusun rusak. 

“Perusahaan jangan semena-mena. Jangan cuma bisa meraup keuntungan, tetapi mengabaikan lingkungan,” katanya. (*/bah)