Kamis, 12 Desember 2019


Gubernur Kalbar Pimpin Upacara HUT ke-12 Kabupaten Kubu Raya, Semua Peserta Gunakan Baju Adat

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 138
Gubernur Kalbar Pimpin Upacara HUT ke-12 Kabupaten Kubu Raya, Semua Peserta Gunakan Baju Adat

Pengibar Bendera paa Upacara Bendera HUT Kabupaten Kubu Raya ke-12, yang seluruh pesertanya menggunakan menggunakan busana Adat Istiadat sesuai dengan suku masing-masing.

KUBU RAYA -  Pemerintah Kabupaten Kubu Raya (KKR), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Tahun 2019. Setelah menggelar berbagai rangkaian kegiatan, maka puncak HUT ditandai dengan Upacara Bendera.  

Upacara Bendera tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2019) pagi. Gubernur Kalbar, H Sutarmidji, menjadi Inspektur Upcara (Irup) pada kegiatan tersebut.  

Dalam sambutannya,H Sutarmidji menyampaikan agar Pemkab dan masyarakat Kubu Raya untuk terus mengembangkan pembangunan infrastruktur. Pengembangan wilayah yang tepat sasaran, akan menjadikan Kubu Raya sebagai daerah tujuan setelah Ibu Kota Provinsi. 

"Lima tahun ke depan, pertumbuhan sektor hotel, jasa, dan lainnya akan bergeser ke Kubu Raya. Untuk itu, jajaran Pemkab dan stakeholder harus bekerja secara maksimal,” kata Gubernur.  

Salah satu caranya, lanjut Midji, adalah dengan menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan betul-betul dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Orientasi pembangunan, paparnya, harus diputuskan melalui berbagai kajian yang matang.  

“Mari wujudkan visi dan misi serta rencana pembangunan yang telah ditetapkan. Bersatu membangun Kubu Raya yang semakin maju,” tuturnya.  

Ada yang unik dari Upacara Bendera HUT Kabupaten Kubu Raya ke-12, seluruh pesertanya menggunakan menggunakan busana Adat Istiadat sesuai dengan suku masing-masing.  

Ada yang menggunakan busana adat Melayu, Dayak, Jawa, dan beberapa busana adat lainnya. Sehingga dari setiap barisan peserta upacara terlihat berbagai jenis busana adat yang digunakan dengan berbagai warna cantik yang menyemarakkan suasana upacara tersebut.  

Tidak hanya itu, Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih juga menggunakan busana adat. Seluruh pasukan pengibar bendera menggunakan busana adat Melayu, dan dipadukan dengan batik Gelombang Muera yang merupakan ciri khas Kabupaten Kubu Raya.

“Penggunaan busana adat istiadat ini menunjukkan penghormatan kearifan lokal. Sesuai dengan tema HUT ke-12 Pemkab Kubu Raya, merajut kebersamaan dan kearifan lokal,” ujar Ketua Panitia HUT Pemkab Kubu Raya ke-12, Yusran Anizam, yang juga Sekda Kubu Raya. (*)