Kamis, 19 September 2019


Siapkan Lima Desa Persiapan Ikut Pilkades

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 117
Siapkan Lima Desa Persiapan Ikut Pilkades

COBLOS SURAT SUARA – Seorang warga sedang mencoblos surat suara saat pemilihan kepala desa di sebuah daerah. Di Kabupaten Kubu Raya, pemerintah daerah setempat sedang mempersiapkan penyelenggaraan Pilkades serentak pada November 2019.

KUBU RAYA, SP - Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Kubu Raya melakukan berbagai persiapan untuk penyelenggaraan pilkades serentak untuk lima desa persiapan yang ada di kabupaten itu.

"Sebanyak lima desa persiapan yang tersebar di tiga kecamatan akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kubu Raya yang akan dilakukan pada November mendatang. Saat ini kita terus mematangkan persiapannya," kata Kepala DSPMD Kubu Raya, Nursyam Ibrahim, Rabu (21/8).

Adapun kelima desa persiapan yang diperbolehkan ikut Pilkades serentak yaitu Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap, Desa Rengas Kapuas Kecamatan Sungai Kakap, Desa Padi Jaya Kecamatan Kuala Mandor B, Desa Suku Lanting dari Kecamatan Sungai Raya dan Desa persiapan Permata Jaya Kecamatan Sungai Raya.

"Dengan telah selesainya Peraturan Daerah (Perda) bagi lima desa persiapan ini, maka kelima desa ini sudah boleh mempersiapkan berbagai tahapan Pilkades serentak pada 16 November mendatang," tuturnya.

Untuk anggaran dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kubu Raya ini sebesar Rp3 Miliar lebih. Dengan adanya penambahan lima desa persiapan ini, maka jumlah desa yang akan ikut Pilkades pada November mendatang sebanyak 65 desa yang tersebar di sembilan kecamatan. 

Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, sampai saat ini sudah terbentuk 60 PPKD (Panitia Pemilihan Kepala Desa). Hanya tinggal lima desa persiapan ini yang belum terbentuk PPKD.

"Karena syarat untuk membentuk PPKD ini harus menjadi desa definitif terlebih dahulu dan untuk menjadi desa definitif, kami masih menunggu surat rekomendasi Gubernur Kalbar yang selanjutnya akan diajukan ke pusat yaitu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," katanya.

Nursyam menambahkan, kelima desa ini selanjutnya akan direkomendasikan kepada Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji yang akan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sehingga kelima desa persiapan ini akan mendapatkan rigester desa.

"Meskipun syarat untuk mengikuti Pilkades serentak ini tidak diperlukan registrasi desa dalam jangka pendek, tapi rekomendasi Gubernur untuk proses membuat registrasi desa ke pusat, hal ini sudah cukup untuk mengikutkan desa-desa ini dalam Pilkades serentak," kata Nursyam.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya ini menjelaskan, pada saat kelima desa ini sudah mendapatkan rekomendasi Gubernur Kalbar untuk penetapan desa definitif, maka kelima Desa ini sudah boleh memproses untuk membentuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sebab, BPD yang nantinya akan memproses untuk PPKD. (ant/bah)

Tunjukkan Kedewasaan Politik

Tokoh Pemuda Sungai Ambawang, Junaidi Arif berharap pelaksanaan Pilkades serentak berjalan aman dan damai. 

“Saya kira, pembuktian masyarakat dewasa berpolitik itu saat pemilihan menentukan pemimpin, salah satunya kepala desa. Mari tunjukkan kedewasaan berpolitik,” kata Arif. 

Bentuk kedewasaan politik itu, kata Arif, tampak dari mencegah praktik money politic untuk meraup suara. 

“Kemudian, tidak mudah terprovokasi untuk menciptakan kondisi rusuh. Mereka yang dewasa berpolitik itu pasti berpendapat bahwa politik bukan media untuk rusuh, melainkan pesta gembira untuk memilih,” kata Arif. (ben/bah)