Rabu, 23 Oktober 2019


Rengas Kapuas Jadi Desa Definitif

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 102
Rengas Kapuas Jadi Desa Definitif

RESMIKAN - Bupati Kubu Raya Muda Mahendarwan saat meresmikan desa persiapan Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, belum lama ini. Ist

KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH menyambut gembira berubahnya status Rengas Kapuas dari desa persiapan menjadi desa definitif. Dia berharap, Rengas Kapuas sebagai pemekaran dari Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap dapat segera memperoleh nomor kode desa dari Kementerian Dalam Negeri RI Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa di Jakarta.

“Semoga desa baru ini bisa segera mendapat nomor induk. Mari bersama-sama kita bergandeng tangan membangun Kubu Raya ini,” ajak Muda Mahendrawan saat menghadiri syukuran Desa Persiapan Rengas Kapuas menjadi desa definitif sekaligus penutupan rangkaian kegiatan Peringatan HUT ke-74 RI di Desa Rengas Kapuas, Rabu (27/8) malam.

Muda juga mengajak semua aparatur dan elemen masyarakat daerah untuk bersama membangun seluruh desa secara adil dan merata. Prinsipnya, kata dia, membangun daerah sebagaimana cita-cita awal terbentuknya Kabupaten Kubu Raya. Karena itu, dirinya mengajak semua pihak terus menjaga komitmen untuk bekerja lebih sungguh-sungguh. 

“Melakukan langkah-langkah untuk tetap mengawal Kabupaten Kubu Raya, masyarakatnya, dan generasinya agar bisa mewujudkan apa yang kita impikan yaitu Kubu Raya yang bahagia, bermartabat, terdepan, berkualitas, dan religius,” ucapnya. 

Muda menyatakan pemerintah daerah akan mendorong pengembangan potensi yang ada khususnya di Desa Rengas Kapuas. Baik potensi pertanian, perikanan, perdagangan, dan sebagainya guna meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. Begitu pula potensi sumber daya manusia di berbagai bidang. 

“Sumber daya manusia juga menjadi aset besar bagi kita, yang sudah terbukti mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Mari kita perkuat silaturahmi kita agar bisa bersama-sama memberikan yang terbaik bagi daerah kita ini, dari Kubu Raya untuk Indonesia,” tegasnya. 

Penjabat (Pj) Kepala Desa Rengas Kapuas, Zainuddin mengaku optimistis Desa Rengas Kapuas mampu berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Kubu Raya. Dengan semangat kerja sama seluruh elemen desa, dirinya berkeyakinan Desa Rengas Kapuas akan berdiri sejajar dengan desa-desa yang sudah ada di Kabupaten Kubu Raya.

“Pendapatan Asli Desa (PADes) utama dari Desa Rengas Kapuas adalah sektor barang dan jasa yang sudah cukup banyak aktivitas. Ke depan akan digalakkan juga wisata tanam padi sehingga secara langsung mendukung suksesnya program beras lokal Kubu Raya tercinta. Ke depan Rengas Kapuas harus mempunyai Kepala Desa yang handal, mengayomi, dan mampu membawa desa ini lebih baik dan maju,” tambahnya. (kbrn/hms)

Pemerintah Bekerja untuk Masyarakat

Substansi dari pemekaran daerah adalah sebagai upaya mengejar keadilan, peluang yang sama, dan percepatan dalam memperoleh hak-hak akan pelayanan. Selain itu pemekaran daerah termasuk pemekaran desa merupakan bentuk perjuangan dengan sasaran yang jelas, yakni keadilan.

Hal itu disampaikan Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan saat peresmian Desa Persiapan Sungai Enau A, Kecamatan Kuala Mandor B, belum lama ini.

“Pemerintah itu hadir dari mulai tingkat pusat hingga desa tidak lain untuk membuka peluang-peluang kepada warganya yang ada di desa, dan bukan memberikan peluang bagi elit-elit yang ada di pemerintahan desa itu sendiri", tegas Muda.

Muda mengingatkan pemerintah tidak bekerja untuk pemerintah. Apalagi memberi peluang kepada aparaturnya. Pemerintah, kata dia, bekerja untuk masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan kepada para inisiator pemekaran daerah termasuk desa untuk fokus pada hakikat tujuan pemekaran. Jangan sampai pemekaran hanya menjadi cara untuk memenuhi ambisi jabatan. 

“Tetap fokus bagaimana terbentuk dulu daerah pemekaran. Jangan sampai seolah-olah karena jabatan dan ambisi berkuasa lalu membentuk daerah pemekaran. Membentuk untuk bagi-bagi jabatan dan mencari kekuasaan. Justru ini membahayakan bagi masyarakat,” pesannya. (hms)