Minggu, 08 Desember 2019


Baby Arsya Panji Adibrata dari Jalasenastri Lantamal XII Pontianak, Juara 1 Lomba Bayi Sehat yang Digelar Dharma Pertiwi Daerah L

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 91
Baby Arsya Panji Adibrata dari Jalasenastri Lantamal XII Pontianak, Juara 1 Lomba Bayi Sehat yang Digelar Dharma Pertiwi Daerah L

Baby Arsya Panji Adibrata dari Jalasenastri Lantamal XII Pontianak, Juara 1 Lomba Bayi Sehat yang Digelar Dharma Pertiwi Daerah L

KUBU RAYA, SP - Baby Arsya Panji Adibrata, anak dari anggota Jalasenastri Lantamal XII Pontianak, berhasil meraih gealr Juara 1 Lomba Bayi Sehat. Lomba ini digelar oleh Dharma Pertiwi Daerah L, dalam rangka menyambut

Hari Ibu Ke-91.

Adapun juara 2 adalah Baby Marcell Ayaska Pambudi dari Persit KCK Yonkav 12/BC, dan juara 3 Baby Naufal Dary Abiyyu dari PIA Ardhya Garini. Para pemenang menerima piala dan uang pembinaan yang diberikan langsung oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Ny Ely Nur Rahmad didampingi Wakil Ketua Dharma Pertiwi Unsur Jalasenastri, dan wakil Ketua Dharma Pertiwi Unsur PIA Ardya Garini.

Lomba Bayi Sehat berlangsung di Rumah Sakit Tingkat II Kartika Husada, Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Kubu Raya, Jumat (8/11/2019). Kegiatan ini diikuti oleh unsur Persit Kartika Candra Kirana Kodam XII/Tpr, Jalasenastri Lantamal XII Pontianak, dan PIA Ardya Garini cabang 19/D.I Lanud Supadio.

Dalam sambutanya, Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Ny. Ely Nur Rahmad menyampaikan, bahwa pelaksanaan lomba bayi sehat ini dilakukan untuk memotivasi para orang tua, dengan tujuan mempersiapkan manusia Indonesia khususnya generasi penerus yang sehat dan produktif.

Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam tumbuh kembang balita, memperhatikan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kesadaran dan kemandiria,” ujarnya.

Pembangunan kesehatan dan tumbuh kembang anak harus dilakukan sedini mungkin. Mulai dari anak tersebut di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupanya. Hal tersebut tentunya untuk memperoleh balita yang sehat sebagai penerus bangsa, maka perlu perhatian serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita.

“Untuk itu, upaya yang dilakukan saat ini bagi orang tua adalah dengan pembinaan secara komprehensif dan berkesinambungan termasuk pembinaan kesehatan buah hatinya, tidak bisa dilakukan setengah-setengah, tetapi harus dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan, sehingga generasi penerus ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," paparnya.

Dikatakan juga, upaya lain untuk memperoleh balita sehat yaitu melalui pemantauan pertumbuhan di posyandu, TK dan PAUD, melalui kegiatan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA).

“Karena itu, saya menghimbau kepada seluruh orang tua yang mempunyai balita untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu guna memantau pertumbuhan dan perkembanganya sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tutur Ny Elu Nur Rahmad.

Mengakhiri sambutan, Ny Ely Nur Rahmad berpesan, bagi orangtua yang bayi dan balitanya belum berhasil menang dalam pelaksanaan lomba ini agar jangan berkecil hati, karena semua balita disini adalah balita-balita sehat dan terbaik yang merupakan aset bangsa yang sangat berkualitas.

“Merekalah cikal bakal yang akan memimpin kota dan bangsa ini," pungkasnya. (*)