Rabu, 11 Desember 2019


Pilkades Rasa Pilpres

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 185
Pilkades Rasa Pilpres

DEBAT PUBLIK – Suasana debat publik Calon Kepala Desa di Pilkades Teluk Empening, Kecamatan Terentang pada Senin (11/11).

KUBU RAYA, SP - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya dikemas serasa menarik. Dalam salah satu tahapan Pilkades, dilaksanakan debat publik secara terbuka. 

Hal ini terasa asing karena debat publik terbuka biasanya hanya dilakukan pada Pemilihan Presiden (Pilpres).

Perhelatan Pilkades serentak di Kubu Raya akan digelar 16 November mendatang dan diikuti sebanyak 60 desa di sembilan kecamatan di Kubu Raya.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Teluk Empening, Nur Rohim mengatakan debat publik dilakukan agar terbentuk pemilih yang cerdas. 

Selain itu, debat publik juga untuk memberikan informasi kepada pemilih terkait kapasitas calon kepala desa. Debat publik secara terbuka juga sudah masuk dalam tahapan Pilkades Desa Teluk Empening.

"Kita ingin masyarakat pemilih menjadi semakin cerdas dengan mengetahui kapasitas calon kepala desa," ucap Nur Rohim saat diwawancarai di sela-sela debat publik Pilkades Teluk Empening pada Senin (11/11).

Diungkapkan bahwa dari lima desa di Kecamatan Terentang yang melaksanakan Pilkades, hanya Desa Teluk Empening yang melakukan debat publik.

Beberapa hal yang dipersiapkan panitia dalam proses debat public di antaranya tema yang berkaitan dengan pendidikan. Tema itu dipilih karena kondisi desa saat ini masih minim warga tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kita berharap kepala desa terpilih mampu memotivasi warga agar orang tua bersemangat menyekolahkan anaknya," katanya.

Kemudian, tema selanjutnya yakni tentang sosial, politik dan budaya. Tema tersebut diangkat untuk mengantisipasi degradasi sosial setelah Pilkades, agar tidak ada perpecahan antarwarga setelah proses Pilkades berlangsung.

Tema terakhir yakni terkait sistem pemerintahan desa. Hal tersebut untuk mendorong program Pemkab Kubu Raya berkaitan dengan transaksi di desa yang harus non tunai.

"Kita ingin kades terpilih melek terhadap teknologi," tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga, Mohtar sangat mengapresiasi pelaksanaan debat publik secara terbuka dalam rangkaian tahapan Pilkades. Menurutnya, tahapan tersebut untuk mencari pemimpin yang berkualitas dalam memimpin Desa Teluk Empening.

Ia berharap kepala desa terpilih mampu memajukan Desa Teluk Empening semakin membaik. Dirinya menilai masih banyak potensi desa yang perlu digali, terutama di bidang pertanian karena mayoritas penduduk Desa Teluk Empening sebagai petani.

"Kami berharap kepala desa terpilih nantinya mampu membawa perubahan bagi desa," ucapnya.

Dirinya menilai selama ini perubahan Desa Teluk Empening sudah semakin baik. Hal tersebut perlu ditingkatkan lagi agar Desa Teluk Empening semakin maju.

Tiga Calon Kepala Desa (Cakades) Teluk Empening melakukan debat publik layaknya debat Pilpres. Dimulai dari penyampaian visi misi hingga saling adu argumentasi terkait program yang akan dilakukan ketika terpilih. Desa Teluk Empening sendiri memiliki 868 pemilih. (din/bah)

Salurkan Logistik

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (DSPMD) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, dr Nursyam Ibrahim memastikan penyaluran logistik untuk pelaksanaan Pilkades Serentak pada 60 desa di kabupaten setempat akan tiba sesuai jadwal yang ditentukan.

"H-3 dipastikan semua logistik untuk pelaksanaan Pilkades serentak pada 60 desa di Kubu Raya akan tiba di lokasinya masing-masing. Saat ini penyaluran logistik untuk Pilkades sudah dilakukan dan mudah-mudah tidak ada kendala dalam penyalurannya," kata Nursyam di Sungai Raya, Jumat (8/11) lalu.

Dia menyatakan, waktu pelaksanaan Pilkades Serentak di Kubu Raya tinggal satu pekan. Untuk berbagai persiapan juga sudah dilakukan pihaknya mulai dari rapat koordinasi dengan berbagai pihak, sampai pembahasan teknis pelaksanaannya nanti.

"Kita sudah mematangkan dan melakukan pemetaan terkait pendistribusian logistik dengan menggelar Rapat Evaluasi Kedua Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 kemarin.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan Panitia Pengawas (Panwas) di setiap kecamatan disepakati PPKD dan Panwas bersama satu petugas dari aparat keamanan mengambil pendistribusian logistik dengan pengawalan, melalui termasuk transportasi sungai. (ant/bah)