Kamis, 24 Oktober 2019


Tim Akan Evakuasi Eks Gafatar Kabupaten Landak, Kalbar

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1232
Tim Akan  Evakuasi Eks Gafatar  Kabupaten Landak, Kalbar

Bupati Landak Adrianus Asia Sidot

LANDAK, SP- Sebanyak 13 kepala keluarga dengan 61 jiwa warga eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Kabupaten Landak akan dipulangkan ke daerah asalnya.
"Jadi, dengan mempertimbangkan  perkembangan situasi terakhir, maka diputuskan untuk mengevakuasi warga  eks Gafatar ke tempat penampungan di Bekangdam XII Tanjung Pura, Kubu Raya,  sambil menunggu petunjuk selanjutnya," kata Bupati Landak Adrianus Asia Sidot,  Jumat (22/1) Sore seusai rapat di aula kantor bupati.

Menurut Adrianus, rencananya  Sabtu (23/1), Tim yang sudah dibentuk akan melakukan evakuasi warga eks Gafatar di Selojeng,  Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang dan di Tubang Raeng,  Kecamatan Jelimpo.
Mareka akan ditampung terlebih dahulu di Markas Armed Ngabang. Selanjutnya Minggu (24/1) akan dibawa ke tempat pengungsian Bekangdam Tanjung Pura.
"Sudah  diputuskan bersama untuk melakukan evakuasi menghindari  hal yang tidak diinginkan. Perkembangan di lapangan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Maka diambil langkah, untuk menyelamatkan eks Gafatar. Jangan nanti terjadi tindakan dilapangan kita disalahkan," ujar Adrianus.

Ditambahkan Bupati, ada suara dan riak-riak  dilapangan dan banyak yang mengkhawatirkan eks Gafatar di Landak.
"Untuk masalah aset mereka, sementara di bawah pengawasan dan perlindungan Polres, aset yang tidak bergerak. Aset yang bergerak agar dibawa," tambah Adrianus.

Sebelumnya diberitakan bahwa eks Gafatar di Kabupaten Landak terdata 13 KK dengan 61 jiwa,  laki-laki 39 orang dan perempuan 22 orang. Mereka tinggal di Selojeng Desa Hilir Kantor kecamatan Ngabang dan Tubang Raeng,  Kecamatan Jelimpo.
Bahkan mengadakan pertemuan dengan instansi terkait serta membuat surat pernyataan siap mengikuti aturan yang ada dan siap dibina menjalankan ajaran agama dengan benar. (ant/sut)