APB Desa Raja, Kecamatan Ngabang Sebesar Rp 854 Juta

Landak

Editor sutan Dibaca : 1221

APB Desa Raja, Kecamatan Ngabang Sebesar Rp 854 Juta
Suasana rapat penyusunan APBDes Raja tahun 2016 di gedung serba guna Desa Raja (SUARA PEMRED/ devi)
NGABANG, SP- Kepala Desa Raja, Kecamatan Ngabang  mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2016 sudah ditetapkan sebesar sekitar Rp 854 juta. "Penyusunan tahun  ini memang sedikit molor. Dikarenakan beberapa hal seperti pelaporan, ada juga perubahan tata cara penyusunan dan pelaporannya," kata Zulkarnain, saat rapat di gedung serba guna desa setempat,  Rabu (24/8).

Rapat dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Raja, Efendi Arsyad beserta anggota, Sekretaris Desa (Sekdes) Raja, Arman, pendamping desa, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.

Kades merinci dana tersebut sekitar Rp 236 juta untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Landak tahun 2016,  dan sekitar Rp 613 juta untuk Dana Desa (DD) dari dana APBN tahun 2016, ditambah sebesar Rp 4,8 juta bantuan Pemprov Provinsi Kalbar.

Dijelaskan kades, dari APBDes itu, sudah diatur gaji Kades sebesar Rp. 1.300.000, gaji Kepala Urusan (Kaur) sebesar Rp. 860 ribu, gaji Kadus sebesar Rp. 660 ribu, gaji Ketua BPD sebesar Rp. 800 ribu, gaji wakil ketua BPD sebesar Rp. 750 ribu, gaji sekretaris BPD sebesar Rp. 700 ribu dan gaji anggota BPD sebesar Rp. 550 ribu.   "Selain itu, ada juga tunjangan untuk Kades sebesar Rp. 240 ribu, tunjangan Kaur sebesar Rp. 160 ribu dan tunjangan Kadus sebesar Rp. 120 ribu," ungkapnya.

Selain itu, lanjut kades, untuk anggaran belanja dalam APBDes Raja, terbagi juga untuk bidang pembangunan desa sebesar Rp. 429 juta lebih. "Bidang pembinaan kemasyarakatan sebesar Rp. 52 juta lebih dan bidang pemberdayaan masyarakata sebesar Rp. 89 juta lebih," terang Kades Raja dua periode ini.


Sementara itu,  Ketua BPD Raja, Efendi Arsyad lebih banyak memberikan berbagai kritikan-kritikan, berupa molornya penyusunan APBDes.
"Ini pasti disebabkan beberapa kendala. Tapi hal ini harus dimaklumi. Namun untuk ke depan kendala-kendala itu tidak ada lagi. Kita harus memikirkan untuk ke depannya," pinta Efendi.

Selain rapat penyusunan APBDes Raja tahun 2016, dilakukan juga rapat penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa Raja tahun 2017. Dalam rapat itu sudah disusun tim perumus RKP Desa Raja tahun 2017.(d-vi/sut)