Minggu, 22 September 2019


KPU Landak Kerahkan 1000 PPDP Lakukan Coklit

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1153
KPU Landak Kerahkan 1000 PPDP Lakukan Coklit

Seorang warga sedang melihat spanduk pemutakhiran data pemilih oleh PPDP yang dipajang di Sekretariat KPU Landak, Kamis (8/9). (Suara pemred/devi zulkarnain)

LANDAK, SP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak terus melakukan tahapan-tahapan dalam pelaksanaan Pilkada serentak pada 15 Februari 2017 mendatang. Saat ini, KPU setempat sedang melakukan pemutakhiran data pemilih yang melibatkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Komisioner KPU Landak mengatakan  pihaknya  sudah menerima hasil sinkronisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir dan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari KPU RI.
"Kemudian, data ini kita turunkan untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas kita di lapangan," ujar Reni Yulianti, Kamis (8/9).

Berkaitan dengan hal tersebut, KPU Landak sudah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi berkaitan dengan kegiatan data pemilih itu. "Nah, berdasarkan UU No 10 tahun 2016 dan PKPU No 4 tahun 2015, kita melakukan tahapan pemutakhiran data pemilih. Diharapkan dengan adanya pemutakhiran ini, data pemilih kita aktual, valid dan komprehensif," ujar Reni.

Reni mengungkapkan pihaknya sudah merekrut PPDP dan sudah melakukan Bimtek kepada PPK, PPS dan PPDP.
"Jumlah PPDP ini berbasiskan jumlah TPS DPT Pemilu terakhir tahun 2014 lalu. Untuk di Landak ada 1.000 TPS pada Pemilu tahun 2014 lalu. Makanya kita merekrut PPDP sebanyak 1.000 orang. Satu PPDP akan menangani satu TPS. Pelaksanaan coklit data pemilih inipun akan berlangsung 8 September hingga 7 Oktober," jelas Reni.

Untuk membantu PPDP dalam pemuktahiran data pemilih tersebut, Reni  memohon partisipasi aktif bagi semua pihak terkait, khususnya masyarakat.  


"Nanti PPDP akan door to door mendatangi rumah penduduk untuk mendata masyarakat yang mempunyai hak pilih. Setelah didata dan dicatat, nantinya PPDP akan menempeli stiker di rumah penduduk yang sudah terdata sebagai tanda penduduk di rumah tersebut sudah didata,"
ungkapnya.
(dvi/bah/sut)