Polisi Usut Motif FT Tikam Mahasiswi STKIP Pata

Landak

Editor Soetana hasby Dibaca : 871

Polisi Usut Motif FT Tikam Mahasiswi STKIP Pata
Ilustrasi
NGABANG, SP – Kepolisian Resor Ketapang mengusut motif tersangka FT menikam Winda (23), teman satu kostnya. Mahasiswi STKIP Pamane Talino (Pata) itu, kini menjalani perawatan di RSUD Landak.

Tersangka berhasil diamankan polisi tak lama setelah penikaman Winda, warga  Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak.

“Pelaku sudah diamankan. Tapi kami kita belum mengetahui secara pasti apa motif pelaku melakukan penusukan kepada korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Landak AKP Sutrisno.

Penikaman itu dialami korban saat berada di dalam kamar kostnya di Kompleks BTN Bali Permai, Ngabang, Rabu (7/12) siang.

Menurut saksi kejadian, Bertha yang juga teman satu kost korban dan tersangka. Peristiwa itu diketahui setelah mereka mendengar terikan minta tolong korban dari kamar kostnya. Bertah bersama teman kost yang lain menuju kamar kost Winda, yang saat itu terdengar dari dalam suara musik yang keras.

Saat hendak dibuka, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci. "Mendengar suara minta tolong, kamipun langsung mendatangi sumber suara. Saya sempat menanyai Winda. Kamu kenapa Winda? Tapi Winda tidak menjawabnya. Sebab pada saat itu kamar Winda terkunci," ujar Bertha, Kamis (8/12).

Secara paksa, Bertha dan temannya, berhasil membuka pintu kamar kost korban. “Kami melihat Winda sudah berlumuran darah,” ungkap Bertha.

FT, keluar dari kamar korban menuju kamar kostnya, bersebelahan dengan kamar Winda.
Melihat kondisi kritis yang dialami korban, Bertha bersama temannya, dibantu tetangga membawa Winda ke Puskesmas Ngabang, lalu dirujuk ke RSUD Landak.

“Kalau tidak salah saya, ada sembilan tusukan, di badan dan di bagian kepala korban," kata Bertha.

Dia mengaku tidak mengetahui apa persoalan FT dan Winda. Sedangkan FT, menurut Bertha, adalah penghuni baru di kost mereka. “Kami semua ini kawan. Selama ini tidak ada masalah," pungkas Bertah. (dvi)

Baca Juga:
Jakius: Kadang Orang Kaya Nikmati Raskin 
Mayat Pria di Darit, Ini Kata Kapolsek Menyuke
17 Warga Kabupaten Landak Terinfeksi HIV/AIDS