Rabu, 18 September 2019


Pelayanan e- KTP di Kecamatan Banyuke Hulu Terhambat

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1247
Pelayanan e- KTP di Kecamatan Banyuke Hulu Terhambat

Ilustrasi

NGABANG, SP – Satu perangkat alat perekam data kependudukan milik Kantor Camat Banyuke Hulu, hilang digondol maling, akhir pekan lalu. Selain itu, pelaku mencuri kamera, satu unit layar monitor komputer dan satu unit televisi. Akibatnya, perekaman data kependudukan atau  e-KTP terhambat.

"Kejadiannya berawal dari laporan dua tenaga magang di Kantor Camat Banyuke Hulu. Saat berada di kantor, mereka menemukan adanya pengerusakan pintu di ruang khusus pembuatan e-KTP dan ruang bendahara," kata Konyis, Camat Banyuke Hulu,  Selasa (7/2), di Ngabang.

Dia menuturkan pencuri telah membobol dua ruangan yang ada di Kantor Camat tersebut,  dengan cara merusak pintu masuk. Barang yang dibawa pencuri yakni kamera, layar monitor dan televisi.

“Selain melapor ke polisi, kitapun melaporkan peristiwa kemalingan ini ke Bupati Landak dengan tembusan kepada Kepala Disdukcapil Landak," jelasnya.

Ia mengaku, dengan adanya kejadian tersebut, jelas sangat mengganggu proses pembuatan e-KTP bagi masyarakat di Kecamatan Banyuke Hulu.

"Apalagi sebentar lagi kita mau Pilkada. Nah, untuk memberikan hak suara dalam pesta demokrasi itu, warga pemilih harus memiliki KTP. Kejadian ini jelas akan berdampak kepada pelayanan terhadap masyarakat," ujar Konyis.

Ia lantas memberikan solusi, yakni bila ada masyarakat yang ingin membuat e-KTP bisa diarahkan ke kecamatan terdekat dengan Kecamatan Banyuke Hulu. Seperti Kecamatan Mempawah Hulu dan Kecamatan Menyuke.

“Kita akan membuat surat pengantar kepada masyarakat supaya dapat melakukan perekaman KTP di kecamatan terdekat yang saya sebutkan tadi," ujarnya.

Ia menambahkan, tentu hal tersebut akan menambah waktu, uang, tenaga dan pikiran. "Jika perekaman KTP ini bisanya hanya satu hari, mungkin dengan adanya pemindahan tersebut bisa selesai dua sampai tiga hari, " imbuhnya. (dvi/ang) 

Baca Juga:
Kapolda: 16 Warga Kalbar Terlibat ISIS
Begini Penyebab Kenaikan Harga Komoditas Sembako di Nanga Pinoh
Ini Penjelasan Kapolresta Soal Kasus Lurah Zahrul