Kopdar Cyber NU Kalbar: Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Teknologi

Landak

Editor Kiwi Dibaca : 1018

Kopdar Cyber NU Kalbar: Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Teknologi
KOPDAR - Kegiatan Kopdar Cyber NU Kalbar dan bedah buku yang berlangsung di PP Nurul Islam Ngabang, Senin (22/5). SUARA PEMRED/DEVI ZULKARNAIN
Untuk membentengi generasi muda muslim, khususnya para pelajar atau santri dalam menghadapi kemajuan teknologi, Nahdlatul Ulama (NU) bekerjasama dengan Pondok Pesantren (PP) Nurul Islam Ngabang menggelar kegiatan Kopdar Cyber NU Kalbar dan Bedah Buku, Senin (22/5). Dua narasumber juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Menurut ketua panitia pelaksana, Muhdi, para pelajar atau santri jangan mudah terprovokasi terhadap adanya keinginan pihak-pihak yang ingin meruntuhkan Ukhuwah Islamiyah. "Makanya kita laksanakan kegiatan ini. Kita sebagai generasi bangsa tidak boleh mudah terpengaruh dengan kondisi yang saat ini terjadi di negara kita. Kita harus menahan diri, jangan sampai ada benturan fisik," ujar Muhdi.

Ia yakin dengan menahan diri tersebut, tentu akan tercipta perdamaian dan ketenangan semua pihak.
"Sebagai warga NU, kita tetap mendukung empat pilar kebangsaan. Kita akan mendukungnya dengan hal-hal yang tidak berbau memecah belah dan perselisihan," kata Kepala SMA Takasus Al Quran Ngabang ini.

Kegiatan yang berlangsung di Mushollah PP Nurul Islam Ngabang tersebut diikuti oleh para pelajar diingkungan PP Nurul Islam dan pelajar yang ada di Kota Ngabang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, guru agama dan seluruh tenaga pengajar yang ada dilingkungan Nurul Islam Ngabang.

Sebagai narasumber Kopdar Cyber NU Kalbar yakni, Rijal Mumazziq yang merupakan ketua LTN NU Surabaya dan dosen STAI Al Falah Assuniyah, Jember. Kemudian, narasumber bedah buku dengan tema pendidikan karakter berbasis pesantren disampaikan oleh Abdulloh Hamid yang merupakan divisi media dan informasi RMI-PBNU dan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. (devi zulkarnain/bah)