Jumat, 13 Desember 2019


Jembatan Kayu Gang Arjuna Memprihatinkan

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 921
Jembatan Kayu Gang Arjuna Memprihatinkan

CEK JEMBATAN - Seorang warga Gang Arjuna Desa Raja tengah mengecek kondisi jembatan yang ada di gang tersebut, khususnya di RT 14, kemarin. SUARA PEMRED/DEVI ZULKARNAIN

LANDAK, SP - Satu unit jembatan kayu yang terletak di Gang Arjuna RT 14 Desa Raja Kecamatan Ngabang, saat ini kondisinya mulai memprihatinkan. Bahkan, kondisi jembatan yang menghubungkan antara RT 10 ke RT 14 nyaris ambruk.

 Menurut Ketua RT 14, Kundori, jembatan yang terbuat dari kayu belian itu dibangun sejak tahun 2012 lalu dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 4 meter.
"Saat ini kondisinya sudah memprihatinkan. Hal ini dikarena banyaknya kayu mulai lapuk.  Jika hujan deras,  air sungai kecil yang ada dibawah jembatan itu meluap dan menerjang jembatan," ujar Kundori, Minggu (18/6) disela-sela melaksanakan kegiatan gotong royong dilingkungan RT nya.

 Ia menilai, untuk saat ini kondisi jembatan tersebut sudah tidak layak lagi untuk digunakan. "Jika dilintasi kendaraan mobil kita khawatirkan rawan ambruk. Padahal kita setiap tahunnya sudah mengajukan perbaikan jembatan itu dalam kegiatan Musrenbang Desa," akunya.

 Kundori menyadari, perbaikan jembatan tersebut memang memerlukan dana yang cukup besar. Apalagi anggaran desa sangat minim.
"Kita tetap berharap Pemkab Landak melalui instansi terkait bisa melakukan perbaikan jembatan itu," harapnya.

 Ia menambahkan, jembatan itu juga menghubungkan ke jalan Padat Karya Dusun Raiy dan jalan Munggu.
"Hampir setiap hari jembatan tersebut dilintasi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu kami berharap kepada Pemkab Landak melalui instansi terkait supaya turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jembatan tersebut," harapnya. (dvi/bah)